Pelita Hati: 20.10.2017 – Ragi Farisi


Bacaan Lukas 12:1-7


Tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. Karena itu apa yang kamu katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas atap rumah. Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah, bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.(Luk.12:2-3.6-7)


KINI Tuhan sedang memberi pengajaran khusus alias pengajaran yang amat penting kepada murid-murid-Nya tentang  kemunafikan. Pada intinya kemunafikan adalah sikap tidak menampakkan apa dan siapa sebenarnya dirinya. Kala itu, label munafik/kemunafikan disematkan pada diri orang Farisi yang seolah-olah bertindak saleh dan suci tetapi hatinya penuh dengan kejahatan dan kebusukan. Tuhan mengingatkan para murid agar waspada terhadap ‘ragi Farisi’ ini.


Sikap yang harus dibangun oleh murid-murid Tuhan atau kita semua adalah takut akan Allah alias setia, hormat, berbakti dan selalu membuka hati pada Maha Kuasa dan Maha Kasih Tuhan. Ia tidak hanya menjaga raga dan tubuh kita tetapi terlebih jiwa kita. Harus yakin dan percaya bahwa Tuhan takkan mengabaikan umat-Nya yang percaya. Maka tak perlu takut pada kuasa manusia jika Tuhan ada di pihak kita. Ia selalu menjaga kita tak terkecuali, seperti setiap helai rambut kepala kita yang tak lepas dari pandangan-Nya.


Sayur lodeh sambel terasi,
bikin lidah menari-nari.
Hati-hati dengan ragi Farisi,
congkak hati, dengki dan iri.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.