Pelita Hati: 07.10.2017 – Berkenan di Hati Tuhan


Bacaan Lukas 10:17-24


PADA waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu.” (Luk.10:21-22).


Yang dimaksud dengan orang bijak dan pandai adalah orang-orang Farisi dan Ahli-ahli Taurat yang merasa diri paham dan menguasai sabda Tuhan alias Kita Suci. Sedang orang kecil adalah orang-orang sederhana yang jauh dari pemahaman tentang Taurat. Keduabelas murid adalah nelayan sederhana yang miskin pengalaman akan sabda dan Taurat. Namun orang-orang seperti inilah yang dipanggil dan dipilih Yesus untuk menjadi murid dan rasul-rasul-Nya. Yang dibutuhkan bukan kepandaian yang berbalut congkak dan kesombongan tetapi orang-orang sederhana yang terbuka pada sabda dan siap bekerja sama.


Kita semua, atas dasar baptis, dipanggil dan diutus untuk menjadi pewarta kabar gembira dalam lingkungan hidup dan karya masing-masing. Bukan pertama-tama dengan kotbah dan nasehat tetapi melalui kesaksian hidup dan perbuatan nyata. Semoga kita menjadi satu di antaranya yang berkenan di hati Tuhan.


Ada Angsa dan burung Pelikan,
bercanda ria di kolam ikan.
Bukan kata yang Tuhan inginkan,
namun  perbuatan kasih dan kebaikan.


dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.is


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Stephanus Istoto Raharjo Pr

Imam diosesan Keuskupan Agung Semarang yang kini berkarya di Keuskupan Manokwari-Sorong; Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Benediktus di Sorong, Papua Barat.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.