Paus Fransiskus Tolak Pakai Mobil Antipeluru

Banyak terobosan dan contoh muncul dari Paus yang sederhana ini. Mulai dari kendaraan pribadi dan umum yang dia pakai hingga pilihan ekaristi saat kamis putih.

Kali ini, Paus Fransiskus bahkan menolak menggunakan mobil antipeluru dan ingin menyingkirkannya. “Benar, bahwa segala sesuatu bisa terjadi tiba-tiba. Tapi hadapi sajalah. Di usia saya seperti ini, saya tidak khawatir kehilangan apa pun,” ujar Paus kepada koran Barcelona La vanguardia dalam sebuah wawancara yang dilaporkan Radio Vatikan, Selasa (17/6/2014).

“Saya tahu, bisa saja banyak hal terjadi pada saya, tetapi saya percaya pada Tuhan.” tegas Bapa suci.

Sejak kejadian percobaan pembunuhan yang menimpa almarhum Paus Yohanes Paulus II di tahun 1981, para pemimpin Gereja katolik Roma dijaga ketat dengan pengawalan yang luar biasa termasuk dengan mobil antipeluru.

Namun, Paus Fransiskus tidak mau mengikuti protokol dan prosedur keamanan itu sejak dipilih menjadi Paus yang tentu saja bakal memusingkan para penjaga keamanan negara.

Dalam sebuah perjalanan menuju Brasil, dia bahkan menaiki mobil Fiat dari airport menuju Kota Rio de Janeiro. Sepanjang perjalanan kendaraan sempat dipepet dua bus. Untung Paus selamat karena petugas keamanan segera bertindak.

Paus bahkan pernah menggunakan mobil dengan kap terbuka daripada mobil tertutup saat menemui para kerumunan peziarah di lapangan Santo Petrus.

Bahkan dalam perjalanan terakhir ke Tanah Suci, Paus sempat berhenti di Jordan, West Bank dan Jerusalem karena kondisi yang tidak aman. Namun, Paus merasa bahwa semua itu dilakukan karena ia tidak ingin membuat jarak dengan umatnya. Itu adalah kunci dalam penggembalaan sebagai Paus.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.