Paus Fransiskus menyatakan bahwa adalah salah mengidentifikasi Islam dengan kekerasan, sebaliknya ketidakadilan sosial dan pemberhalaan uang adalah penyebab utama terorisme.

“Saya kira tidak benar mengidentifikasi Islam dengan kekerasan,” kata Paus kepada wartawan di dalam pesawat sewaktu kembali ke Roma setelah lima hari mengunjungi Polandia. “Ini tidak benar dan ini tidak tepat.”

Paus menjawab pertanyaan seputar peristiwa dibunuhnya Pastor Jacques Hamel yang telah berusia 86 tahun di sebuah paroki kecil di kawasan St. Etienne-du-Rouvray di Keuskupan Agung Rouen oleh dua orang pemuda bersenjata pisau yang mengklaim diri punya kaitan dengan ISIS.

“Saya kira di hampir semua agama selalu ada kelompok kecil fundamentalis. Kami (umat Katolik) pun juga memilikinya,” kata Paus.

“Saya tidak suka membahas kekerasan  karena setiap hari saya membaca surat kabar saya menyaksikan kekerasan di sini di Italia, ada yang membunuh pacarnya, ada yang membunuh mertuanya. Mereka semua umat Katolik yang terbaptis,” kata dia.

“Andai saya berbicara soal kekerasan Islam, saya juga harus membicarakan kekerasan Katolik. Tidak semua muslim keras,” sambung dia.

Paus juga menyatakan ada banyak penyebab terorisme.

“Saya tahu adalah berbahaya berbicara soal ini namun terorisme tumbuh ketika tidak ada opsi lain dan ketika uang disembah dan menempatkannya sebagai ekonomi dunia. Itu adalah bentuk pertama terorisme. Itu adalah terorisme mendasar yang melawan kemanusiaan. Mari bicara soal itu,” kata Paus.

Paus menyatakan pembunuhan Pastor Jacques Hamel di Perancis dan rangkaian serangan teror belakangan ini adalah bukti dunia tengah berperang, namun bukan disebabkan oleh agama.

Dia menyatakan hilangnya peluang ekonomi bagi kaum muda Eropa telah menjadi biang keladi munculnya terorisme, demikian Reuters.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Published by Wilhelmina Sunarti

Membaca firman Allah setiap hari akan menjaga hati kita dari rasa lelah dalam memikul salib kita. Semoga tulisan para gembala yang ada pada website kami bermanfaat bagi Saudaraku semua. Salam damai dalam kasih Kristus...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.