Paus Fransiskus Kedatangan Tamu Paus Tawadras III dari Gereja Koptik Mesir

paus dan paus koptik

SEJARAH Gereja mencatat telah terjadi banyak skisma (perpecahan) dalam tubuh Gereja hingga akhirnya yang awalnya hanya ada Gereja Katolik mulai muncul banyak denominasi (aliran keagaman) lain. Taruhlah itu Protestantisme, Gereja Orthodox baik di Inggris maupun di Rusia, Lutheran, Calvinisme, Gereja Katolik Ritus Timur,  dan Gereja Katolik Koptik.

Yang terakhir ini  banyak ditemui di kawasan Timur Tengah seperti di Irak, Suriah, Mesir, dan Turki dan tentunya memakai ritus Timur dalam upacara-upacara keagaman mereka.

gereja koptik misa

Gereja Koptik Ortodox di Mesir secara formal tidak mengakui kepemimpinan Paus sebagai “kepala gereja”, melainkan memiliki Paus mereka sendiri. Pemimpin Gereja Koptik Ortodoks Mesir sekarang adalah Paus Tawadros II.

Dalam sebuah lawatan penting ke Vatikan hari Sabtu ini, Paus Tawadras II menyempatkan diri bertemu Paus Fransiskus di Vatikan. Mereka berdua bersama di Kapel Vatikan.

Pertemuan ini menjadi penting, karena inilah pertemuan dua “Paus” dari dua denomisasi berbeda: Katolik Roma dan Koptik Ortodoks Mesir.

Kedatangan Paus Koptik dari Gereja Mesir ini dalam rangka peringatan atas momen “kerjasama” dan peningkatan hubungan antara Gereja Katolik Roma dan Gereja Koptik Mesir yang pernah dirintis oleh mendiang Paus Paulus VI. Kala itu, momen perintis kerjasama itu terjadi antara Paus Paulus VI dengan Paus Shenouda III.

Skisma besar hingga Gereja Koptik muncul terjadi pada abad ke-5 karena beberapa perbedaan.

Umat Katolik Koptik di Mesir mencapai jumlah tak kurang 10 persen dari seluruh total penduduk Mesir. Sejak runtuhnya kekuasaan Presiden Hosni Mubarak dari tampuk kekuasaan di Mesir, umat Gereja Katolik Koptik Mesir sering menjadi sasaran serangan berdarah oleh kelompok mayoritas.

 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.