Paus Fransiskus: Hidup Manusia Itu Sakral

HIDUP manusia itu sakral. Setiap hukum sipil perlu didasarkan pada pengakuan akan hak-hak asasi manusia yang pertama yaitu hak untuk hidup, hak yang tidak terpengaruh oleh kondisi apa pun, apakah itu kualitatif atau ekonomi, dan apalagi alasan idiologi,” demikian papar Paus Fransiskus dalam pertemuan dengan Movimento per la Vita, suatu asosiasi gerakan pro kehidupan di Italia (11/3).

Asosiasi ini menaungi 600 gerakan lokal di Italia. “Terima kasih atas kesaksian kalian dalam mempromosikan dan membela martabat hidup mulai dari pembuahan!,” kata Sri Paus.

Paus berterima kasih kepada institusi ini atas dua inisiatif mereka yang cemerlang. Satu, Projek Gemma,yaitu gerakan adopsi bayi mulai sejak di kandungan. Program ini membuat banyak bayi yang kemungkinan besar akan berakhir di tempat aborsi, dilahirkan dengan selamat.

Bayi by CTK

Bayi mungil juga butuh kehidupan. Tangan Anda penuh kasih menjadi tumpuan harapan untuk dia bisa meneruskan hidupya. (Ilustrasi/CTK)

Kedua, program “satu dari kita” yaitu sebuah inisiatif warga negara Eropa untuk memboikot pendanaan kebijakan yang membunuh embrio manusia.

Paus menekankan pentingnya menentang ‘eksklusi ekonomi’. Paus juga menyatakan bahwa ‘perceraian’ antara ekonomi dan moralitas merupakan tantangan terberat dalam zaman ini. ‘Perceraian’ tersebut “membawa kita ke pasar yang menyediakan segala inovasi teknologi” tetapi juga yang menyebabkan “norma-norma etika dasar dari kemanusiaan menjadi lebih terabaikan.”

Pro Life by TLDM

Pro Life movement by TLDM

“Maka menjadi sangat penting bagi kita untuk kembali menyatakan bahwa kita menentang segala bentuk serangan terhadap kehidupan, terutama terhadap kehidupan yang tak berdosa dan tak berdaya, dan bahwa janin bayi di dalam kandungan termasuk dalam kategori tersebut.”

Paus mengutip salah satu dokumen penting hasil Konsili Vatikan II ‘Gaudium et spes’ yang menyatakan bahwa “sejak dari pembuahan, hidup harus dijaga dengan penuh kehati-hatian; aborsi dan pembunuhan bayi merupakan kejahatan yang tak terperikan.”

“Sebagai seorang kristiani, ini merupakan bentuk kesaksian kita terhadap Kitab Suci: melindungi hidup dengan penuh keberanian dan mencintai hidup dalam segala fase.”

Movimento per la Vita by official website

Gerakan Kelompok Pro Life Movimento per la Vita di Italia (Official website)

Paus berpesan, “saya meminta Anda semua untuk bertindak bersama-sama, sehingga setiap wanita merasa dihargai sebagai seorang manusia – didengar, diterima, dan didampingi.”

Di akhir audiensi, Paus memberkati semua peserta dan seperti biasa, meminta mereka mendoakannya pula.

Sumber: CNA

Photo credits: Babygoodquotes.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.