Panggilan untuk Melayani Bukan Dilayani

25 Juli - RmA 2

Sabtu, 25 Juli 2015
Pesta St. Yakobus, Rasul
2Kor 4:7-15; Mzm 126:1-2ab,2c-3,4-6; Mat 20:20-28

Yesus Kristus bersabda, “Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

INJIL hari ini menyampaikan kepada kita tentang ibu Yakobus dan Yohanes yang meminta kepada Yesus agar anak-anak-Nya kelak mendapat posisi utama dan penting dalam kerajaan-Nya. Mereka haus kekuasan, kedudukan dan otoritas dalam kerajaan-Nya.

Namun Yesus mengajarkan kepada mereka dan juga kepada kita tentang kasih, pengorbanan, pelayanan, kerendahan hati dan kemurahan hati. Yesus Kristus memanggil kita untuk mengorbankan seluruh hidup kita dan yang kita miliki.

Ia memanggil kita untuk melayani bukan untuk dilayani. Kita harus meminum cawan-Nya bila kita ingin meraja bersama-Nya dalam kerajaan-Nya. Cawan yang Yesus maksudkan adalah kerelaan memikul salib yang pahit!

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, sementara kita menyembah Yesus Kristus, kita berdoa agar kita mampu meminum cawan-Nya bagi kita. Cawan itu berarti penderitaan fisik dan rasa sakit perjuangan kemartiran,  Cawan itu juga termasuk rutinitas harian kita dalam setiap pengorbanan, kekecewaan, perjuangan, dan cobaan yang kita alami sebagai umat Kristiani.

Tuhan Yesus Kristus, bantulah kami untuk siap menyerahkan hidup kami setiap hari dalam pelayanan yang rendah hati kepada sesama dan kasih yang penuh sukacita, sebagaimana Dikau telah melakukannya untuk kami semua, kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.