Renungan Harian

Kita sering begitu sibuk dan cemas tentang hal-hal di dunia ini sehingga kita lupa mengejar harta yang berikutnya, “harta yang tak ada habisnya di surga sehingga tidak ada pencuri yang dapat mencapai atau ngengat menghancurkan.”

Dalam bekerja begitu keras , ada di antara kita yang jatuh ke dalam perangkap lain untuk mengejar setiap hiburan dan pelarian kecil untuk mengimbangi dedikasi tersebut.

Dalam Injil ini, Jesus mengucapkan kata-kata yang mengejutkan  para murid-Nya. Ia berkata kepada mereka, ”Putra Manusia akan diserahkan kepada manusia, dan mereka akan membunuhnya, dan Ia akan dibangkitkan pada hari ketiga.” Tentu saja para murid terkejut dan hati mereka dibanjiri kesedihan! Mereka hancur! Ini untuk pertama kalinya Jesus menegaskan siapa diri-Nya. Tetapi kalimat yang penuh dengan  makna messianic tidak difahmi sepenuhnya oleh para murid-Nya. Pemahaman tentang Messianik yang difahami oleh para murid berbeda dari gambaran tentang Messias yang disampaikan oleh Jesus.

Tidur adalah salah satu kebutuhan dasar tubuh manusia. Manusia punya kebutuhan tidur dengan segala takaran waktunya, mulai dari masa pertumbuhan sampai masa usia senja sekalipun. Manusia yang mengalami kesulitan tidur biasanya disebut dengan “imsomnia” dan hal ini perlu dicari solusinya.

Apabila solusi tidak ditemukan, maka metabolisme tubuh akan terganggu sehingga bisa menimbulkan penyakit yang bersifat fisik maupun psikis. Biasanya efek fisik yang dialami tubuh terasa lelah dan efek psikisnya susah konsentrasi. Tidur adalah kebutuhan dasar manusia.

Namun, bila manusia kebanyakan tidur bisa juga mendatangkan dampak yang kurang baik pada tubuh dan jiwa seseorang. Akibatnya, ia menjadi pemalas. Tidur juga harus ugahari, tahu menempatkan diri pada waktu dan tempat yang tepat.

Tertidur adalah salah satu indikasi yang menyatakan seseorang kurang ugahari dan biasanya sangat merugikan. Kerugian yang dialami pun bisa mulai dari dampak yang sangat ringan sampai risiko yang sangat berat.