Orang sukses adalah orang yang dapat membangun fondasi dari batu-batu yang dilemparkan oleh orang lain kepadanya

Pernyataan itu sungguh menantang untuk dijalani. “Batu-batu” yang dimaksudkan adalah permasalahan yang kita hadapi setiap hari.


Selama kita masih hidup, kita tak luput dari masalah. Namun, bagaimanakah kita merespons terhadap kenyataan itu?


Sebagai orang yang beriman pada Tuhan Yesus, pertama-tama kita belajar dariNya. Pada bacaan Hari ini (4/12/2019), Matius 15: 29-37, bisa menjadi dasar inspirasi hidup kita.


Dikatakan bahwa Tuhan Yesus setelah beberapa lama bekerja, “Ia naik ke atas bukit lalu duduk di situ.” Tindakan Tuhan Yesus ini menunjukkan bahwa sebagai manusia, Ia butuh Istirahat. Sederhana bukan?

Fondasi Kehidupan (Foto: pixabay)


Namun, apa yang terjadi? Kemudian “Orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.”


Kedatangan orang-orang itu bisa saja suatu masalah bukan? Tentu saja, ketika kita sedang beristirahat dan diberi pekerjaan lagi, seringkali kita menolaknya bukan?


Namun, reaksi Tuhan Yesus sungguh berbeda. IA MENYEMBUHKAN MEREKA. Wao, suatu cara pendekatan yang patut kita contohi.


Kita perlu mengubah cara pandang kita terhadap masalah. Kalau biasanya kita mengeluh setiap berhadapan dengan masalah, kini kita justru harus bersyukur.


MASALAH MENUNJUKAN BAHWA KITA BENAR-BENAR HIDUP. Maka, jangan kita memandang masalah sebagai bencana dan hambatan.


Contohilah Tuhan Yesus, yang tidak menolak orang-orang itu, tetapi sebagai peluang untuk menyatakan Kerajaan Allah. Kasih Allah sungguh nyata melalui tindakanNya.


Lebih lanjut, masalah pelik membuat otak kita berpikir keras mencari solusi yang kreatif. Ketika kita mampu menyelesaikannya, prosesnya kita jalani dengan benar, maka kita sungguh-sungguh akan menikmati hidup.


Orang yang tidak pernah berpikir keras tidak akan menjadi orang yang tangguh dan kreatif. David Brinkley, seorang jurnalis senior dan komentator televisi terkemuka Amerika Serikat pernah mengatakan, “Orang sukses adalah orang yang dapat membangun fondasi dari batu-batu yang dilemparkan oleh orang lain kepadanya.”


Sungguh luar biasa bukan? Jadi, Tuhan Yesus yang adalah guru sekaligus Tuhan kita telah menunjukkan cara kreatif berhadapan dengan masalah, tentu kita juga bisa membangun fondasi dari “batu-batu” yang dilemparkan kepada kita.


Semoga bermanfaat Amores…


Adrian, Alumnus STF Driyarkara-Jakarta dan Loyola School of Theology-Ateneo de Manila University


Artikel ini disindikasi dari: https://amorpost.com/orang-sukses-adalah-orang-yang-dapat-membangun-fondasi-dari-batu-batu-yang-dilemparkan-oleh-orang-lain-kepadanya/”

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.