Novena Santo Ignatius Loyola: Hidup itu Memilih

stignatiuswithcross

AD Maiorem Dei Gloriam

Doa Harian

Ambillah ya Tuhan, dan terimalah seluruh kebebasan, budi, ingatanku dan seluruh kehendakku. Seluruh diriku dan segala milikku yang telah Engkau berikan. Semuanya aku persembahkan dan gunakanlah semuanya itu seturut kehendak-Mu. Berilah aku rahmat dan cinta-Mu, cukup sudah bagiku.

Ya Tuhan berilah kepadaku rahmat agar dengan sepenuh hati aku menginginkan semata-mata mencari dan melaksanakan kehendak-Mu yang kudus. Aku membawa serta ujub atau intensi dan permohonanku ini ke dalam pengantaraan Santo Ignatius Loyola hambamu….

….(Sebutkan ujub atau intensi anda)….

Semoga entah sehat atau sakit, miskin atau kaya, kehormatan atau penghinaan, diriku selalu lepas bebas dari kelekatan tidak teratur, sehingga aku semata-mata menginginkan dan memilih apa yang lebih membawa aku kepada semakin besarnya kemuliaan Allah dan keselamatan sesama. Amin.

———–

Hari Pertama: Hasrat dan Imajinasi

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, ketika tengah menjalani pemulihan akibat terluka dalam peperangan, engkau membayangkan ingin seperti Santo Dominikus dan Santo Fransiskus Asisi melakukan hal-hal yang mengagumkan untuk Tuhan. Engkau mengalami suka cita batin yang mendalam sehingga berani memutuskan meninggalkan karier duniawi dan berlabuh meniti misi hidup baru untuk mengikuti Yesus.

Santo Ignatius terkasih, ajarilah kami bagaimana kami menggunakan imajinasi kami dengan bijak. Engkau tahu bahwa sebagian besar dosa dikarenakan pikiran kotor dan imajinasi liar yang menyerbu batin. Tolonglah kami untuk memiliki pikiran yang jernih dan bersih dan memperkaya batin dengan fantasi suci yang mulia, sehingga kami boleh mengalami suka cita sejati yang telah mengobarkan hasratmu untuk menjadi kudus.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.
Hari Kedua: Hati Lapang Jiwa Besar

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, engkau mencari keheningan dan tinggal 40 hari di gua Manresa, berkanjang dalam doa dan matiraga, dan Tuhan mengganjar dengan anugerah kehadiran-Nya. Engkau menjadi mahir menemukan kehadiran Tuhan dan mengajar para pengikutmu untuk membedakan Roh dalam hidup mereka.

Jadilah pengantara kami di hadirat tahta Ilahi, sehingga kamipun memiliki ketrampilan memilah dan memilih gerak batin dalam penegasan rohani. Mohonkanlah kepada Yesus apa yang menjadi kehendak-Nya bagi kami, khususnya ketika kami harus mengambil keputusan penting dan besar dalam hidup kami.

Santo Ignatius, gerakkan kami dengan inspirasi hidupmu agar kami menyediakan ruang lapang untuk Yesus, sehingga kami peka akan kehadiran-Nya dan mendengarkan suara-Nya. Pandanglah dengan penuh kasih sayang kebapaanmu, begitu banyak orang muda, pria dan wanita, yang galau dan risau karena tidak pernah merasakan dan mengalami kehadiran Allah yang menyentuh hidup mereka, baik dalam keheningan maupun dalam doa. Ajarilah kami untuk berani memasuki keheningan dan kesendirian untuk berjumpa dengan Yesus dan membiarkan Dia menuntun kami dalam kehidupan dan setiap keputusan kami. Amin.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.AMDG by Felix Just SJ

Hari Ketiga: Memulai Peziarahan

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, engkau memutuskan untuk menjadi seorang peziarah dan meminta-minta untuk makan sekedar hidup sepanjang perjalanan sambil berdoa dan berkhotbah. Engkau mengunjungi tempat-tempat ziarah dan berdoa di tempat itu sambil memenuhi kebutuhan seorang peziarah.

Ajarilah kami untuk memiliki sikap hati sebagai seorang peziarah sejati, sehingga memandang hidup di dunia ini sebagai peziarahan sementara tidak selamanya, sehingga tetap menatap surga sebagai rumah tujuan yang sejati dan abadi. Namun sementara masih dalam peziarahan dalam lembah duka ini, bukalah budi hati kami terhadap mereka yang berkekurangan dan kurang beruntung, menjadi peka terhadap kebutuhan mereka, dan selalu membuka mata dan pintu hati kami bagi sesama yang datang mengharap pertolongan dan uluran tangan kami. Amin.

Bapa Kami…..
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.

Hari Keempat: Belajar Tiada Henti

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, engkau mengerti bahwa engkau hanya bisa mengajar dan berkhotbah dengan baik, kalau engkau belajar dengan serius akan Sabda Allah. Engkau pergi belajar ke Paris kendati usiamu relatif sudah tua dan banyak orang menertawakan dan mencemoohmu. Engkau tidak peduli semuanya itu, karena engkau ingin memuliakan Tuhan dan meluhurkan nama Tuhan dengan khotbahmu yang berwibawa.

Mohonkanlah kami rahmat dan gairah yang sama, sehingga kamipun terdorong untuk mendalami dan mempelajari Sabda Allah dengan serius dan mendalam, sehingga dapat menjadi alat yang handal di tangan Tuhan. Kami ingin menjadi murid dan rasul yang mewartakan Sabda Allah dengan wibawa dan kuasa. Berilah kami kerendahan hati untuk mendalami Sabda Allah dan menerapkannya sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman kami. Amin.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.

Hari Kelima: Sahabat Dalam Tuhan

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, engkau mengalami Yesus sungguh menyertaimu bahkan tanpa engkau rencanakan sekalipun, engkau memikat para sahabat seperti Petrus Faber dan Fransiskus Xaverius yang dengan penuh semangat mewartakan Injil ke Eropa dan seluruh dunia. Yesus menganugerahimu dengan para sahabat yang heroik yang menanamkan benih iman di pelbagai tempat di belahan bumi ini.

Bantulah kami untuk memahami bahwa hidup kami tidak semata ada di tangan kami dan mengerti bahwa hal yang paling penting dalam hidup adalah tinggal semakin dekat dengan Yesus dan melaksanakan kehendak-Nya. Semoga kami selalu bersama Yesus, semakin dekat dengan-Nya, dan menanti dalam kesunyian, pengorbanan dan matiraga, demi kehendak-Nya yang kudus. Amin.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.

Hari Keenam: Membaharui Gereja

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, kendati engkau bermimpi untuk menghabiskan hidupmu di tanah suci Yerusalem dan dalam perutusan, peziarahanmu bermuara di Roma, dekat dengan Paus dan siap sedia diutus menanggapi tantangan dan perutusan baru di mana Gereja dan dunia membutuhkannya. Engkau menjadi pribadi yang terkait erat dengan Tahta Suci, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk meneladan kerendahan hatimu, kesediaanmu berkorban dan kedalaman hidup doamu. Kehadiranmu membawa pembaharuan di dalam Gereja.

Santo Ignatius yang mulia, bantulah kami untuk mencintai Gereja, untuk taat setia kepada para gembala, di bawah bimbingan para Uskup dan Bapa Suci. Mampukanlah para gembala untuk memahami betapa pentingnya tugas perutusan mereka dan menuntun Gereja kepada Kerajaan Allah yang tidak pernah berkesudahan. Amin.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius, doakanlah kami.

Hari Ketujuh: Rasa Kagum dan Syukur
Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, rasa kagum akan karya ciptaan dan alam semesta merupakan bagian tidak terpisahkan dari devosi dan doa harian yang kau lakukan. Di malam hari, engkau memandang bintang di langit dan terpekur dalam rasa kagum akan keindahan dan keagungan alam semesta ciptaan Tuhan. Itulah sebabnya engkau dengan amat mudah mengucap syukur kepada Allah Sang Pencipta dan menyampaikan kidung pujian syukur. Kendati engkau mengalami berbagai macam kendala dan perkara, menanggung banyak pengorbanan, engkau tidak pernah luput bersyukur kepada Sang Pencipta. Rasa kagum dan syukur yang engkau miliki memungkinkan engkau selalu optimis dan bersemangat dalam hidup.

Sudilah menjadi pengantara kami kepada Yesus supaya kami memiliki rahmat yang sama yakni rasa kagum akan alam ciptaan, sehingga seperti engkau, kami selalu bersyukur kepada Allah Bapa di surga. Amin.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.

Hari Kedelapan: Mewartakan Iman Menegakkan Keadilan

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, para pengikutmu mendirikan banyak sekolah, universitas dan karya-karya yang tetap bertahan sampai sekarang. Engkau menghendaki pendidikan Katolik yang baik untuk semua orang sehingga mereka yang masih muda beliapun mampu mempertahankan iman mereka melawan segala gerakan dan kelompok yang mau menggerogoti ajaran iman Katolik.

Berilah kami keberanian dan kebijaksanaan untuk membela iman kami dari berbagai macam gerakan ataupun kelompok yang mau melemahkan dan menghancurkan ajaran iman dan moral Katolik dengan pengajaran yang sesat. Berilah kami kebesaran hati untuk memahami mereka yang menyerang ajaran iman Katolik dan bersabar penuh kasih untuk menanggapi berbagai macam tuduhan dan celaan. Mampukanlah kami untuk menjadi prajurit Yesus Kristus yang tahu bagaimana mesti membela dan mempertahankan iman Katolik dari pelbagai serangan musuh. Amin.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.

Hari Kesembilan: Teman dalam Perutusan

Doa Harian

Santo Ignatius Loyola, dalam doamu engkau mengatakan berjuang tanpa menghitung untung rugi, tanpa mengharap upah, dan memohon supaya dapat meninggal sebagai orang yang bahagia. Surga telah menantimu sebagai ganjarannya. Tuhan telah menganugerahkan berbagai macam pengalaman penampakan terutama tentang surga dan Allah Tritunggal Maha Kudus. Ketika masih di dunia, sejatinya engkau telah mengalami kehidupan surgawi, engkau bercakap-cakap dengan Yesus sebagai seorang sahabat, dan Dia senantiasa menyertai engkau.

Oh, Santo Ignatius yang agung, bantulah kami untuk memahami segala sesuatu yang bisa kami lakukan untuk Yesus dan karya penyelamatan-Nya di dunia ini, merupakan hal terbaik yang bisa kami lakukan di dunia ini. Tiada suka cita sejati selain mengorbankan segalanya dalam nama Yesus dan melalui semuanya itu, kami menggapai surga dan menantikan saat kematian yang membukakan pintu kebahagiaan kekal. Amin.

Bapa Kami….
Salam Maria….
Kemuliaan….
Santo Ignatius Loyola, doakanlah kami.

Examen conscientiae: Ignatius Loyola memperkenalkan cara berdoa baru yakni meneliti batin untuk kemudian bersyukur atas pengalaman keseharian. Doa ini dilakukan 2 kali dalam sehari. (Courtesy of The Jesuits Partner)

Sedikit tentang kehidupan Santo Ignatius Loyola
Santo Ignatius lahir dari kalangan keluarga bangsawan Basque di Loyola, Guipuzcoa, Spanyol, pada tahun 1491, sebagai anak bungsu dari 13 bersaudara dan dinamai Inigo. Ia menjadi seorang prajurit, dan bermimpi mencapai kemuliaan diri dan keluarganya. Ketika sedang bertempur mempertahankan benteng Pamplona dari serbuan pasukan Prancis, ia terluka oleh peluru meriam dan memupuskan karier militernya pada tahun 1521.

Ketika Santo Ignatius tengah mengalami masa pemulihan lukanya di puri keluarga Loyola, ia menghabiskan waktu dengan membaca buku yang tersedia yaitu riwayat hidup para orang kudus dan Kitab Suci. Ia tergugah oleh kisah Santo Dominikus dan Fransiskus Asisi. “Kalau Santo Dominikus dan Santo Fransiskus bisa, maka saya juga pasti bisa seperti mereka.” Itulah saatnya ia mengalami perubahan haluan arah hidupnya. Ia ingin mengikuti Yesus lebih dekat sebagai sahabat-Nya. Ia memulai hidup baru sebagai peziarah, tinggal di dalam gua di tepi sungai Cardoner, ia berdoa dan berpuasa. Pengalaman rohani yang ia jalani itu ia catat dan kelak menjadi buku kecil “Latihan Rohani”, sebuah buku penuntun untuk bertumbuh dalam hidup kerohanian.

Setelah hidup sebagai peziarah yang mengembara, termasuk ke tanah suci Yerusalem, ia mulai menyadari bahwa kalau mau menjadi rasul Yesus sejati, maka ia harus menempuh studi serius tentang iman Kristiani. Ia mendaftar studi di universitas ternama di Paris, Prancis. Ia mendapatkan gelar Master pada usia 43 tahun. Di Paris ia tinggal bersama 2 orang teman yaitu Petrus Faber dan Fransiskus Xaverius. Bersama 9 orang sahabat yang kemudian bergabung, mereka membentuk kelompok yang diberi nama Serikat Yesus.

Para pengikut Santo Ignatius menjadi misionaris yang diutus ke ujung dunia. Mereka siap diutus mewartakan Kabar Gembira atau Injil sampai ke benua Amerika, India, Jepang, dan Cina Tiongkok. Termasuk di antaranya ialah misionaris agung Santo Fransiskus Xaverius yang pernah singgah di Nusantara, yakni khususnya di Kepulauan Maluku dan sekitarnya. Santo Ignatius Loyola wafat pada tanggal 31 Juli 1556. Beliau dibeatifikasikan pada tanggal 27 Juli 1609 oleh Paus Paulus V, dan pada tanggal 12 Maret 1622 dikanonisasikan sebagai Santo oleh Paus Gregorius XV, serta diangkat sebagai pelindung semua retret rohani oleh Paus Pius XI pada tahun 1922.

Sumber: www.jesuit.org.uk

5 pencarian oleh pembaca:

  1. Doa kepada Ignasius Loyola
  2. doa laiolo ignatius
  3. Novena kepada santo ignasius
  4. Novena st ignatius
Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.