Militan ISIS Penggal Wartawan AS James Foley

James-Foley

DULU sekali, warga AS dipenggal kepalanya di Irak. Kini, wartawan AS bernama James Foley diberitakan baru saja dipenggal kepalanya oleh anggota kelompok militant ISIS.

Video brutal ini telah diunggah di YouTube oleh kelompok militan ini dengan harapan, Pentagon dan Washington segera menghentikan serangan udara yang mengobrak-abrik posisi pertahanan ISIS di kawasan Mosul, Irak Utara.

Seperti baru saja dilansir oleh CNN hari Rabu (20/8/2014) pagi, video kekerasan ISIS ini sengaja digulirkan sebagai ‘ancaman’ guna menekan Presiden AS Barrack Obama agar segera menghentikan serangan udara dengan target utama melemahkan posisi kekuatan ISIS.

ISIS juga mengancam akan segera menggorok leher sejumlah tawanan Barat lainnya yang hingga kini ditangkap dan dijadikan ‘sandera hidup’ oleh kawanan militant ini.

Video itu menggambarkan posisi James Foley yang duduk dengan mengenakan baju oranye di samping ‘algojo’ yang hendak mengeksekusinya. Sembari membaca sebuah pesan, ia mengucapkan kalimat penting bahwa ‘pembunuh sebenarnya’ adalah Amerika. Besar kemungkinan, teks itu buatan ISIS yang dipaksakan untuk dibaca sebelum eksekusi itu sendiri dilaksanakan.

“Saya berharap sekali waktu bisa berkumpul kembali dengan keluarga saya,” ungkap James Foley.
Sejurus kemudian, kepalanya dipenggal.

Dewan Keamanan Amerika (NSC) segera menggelar rapat menyikapi peristiwa ini. Menurut juru bicara NSC Caitlin Hayden, pihaknya tengah menyelidiki apakah video pemenggalan ini ‘asli’ atau tidak.
James Foley diberitakan hilang saat berdinas di kawasan Suriah barat daya bulan November 2012.

Wartawan yang bekerja untuk GlobaPost ini diculik oleh seorang bersenjata dan dipaksa masuk sebuah minivan dan sejak itu keberadaannya tidak pernah diketahui. Ia hilang tak jauh dari wilayah perbatasan Suriah dan Turki.

Sumber: CNN

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: