Menyusuri Yarra River di Warrandyte, Melbourne (6)

KAWASAN Warrandyte menyuguhkan pemandangan tak biasa di luar Melbourne. Bagi mereka yang senang berolahraga dengan cara termurah yakni jalan-jalan santi, maka Warrandyte adalah tempatnya.

Warrandyte  tidak hanya menyuguhkan pemandangan panorama alam yang asli dan indah. Melainkan juga menyediakan dengan murah hati jalur khusus pejalan kaki. Yang lebih indah lagi, Warrandyte juga menampilan sisi Yarra River yang indah.

Sekedar tahu saja, YarraRiver adalah ikon penting di Melbourne.

Yarra River adalah nama sungai besar yang membelah kota Melbourne hingga di jantung kota ini, orang bisa menyebut satu kawasan wisata dengan nama populernya: South Bank. Ini adalah kawasan paling sip untuk jalan-jalan malam menyusuri Yarra River dengan  pemandangan eksotik pada malam hari ketika ribuan cahaya lampu terbenam di aliran sungai hingga memantulkan pendaran sinar yang menawan.

Itu di pusat kota Melbourne.

Sedikit di luar kota Melbourne —taruhlah sekitar 27 km di kawasan suburban—maka ada Warrendyte. Sungai Yarra yang sedemikian terkenal di seantero Melbourne ini juga mengalir sepi di sini. Namun tak sama dengan di South Bank tak jauh dari The Crown –pusat kasino dan hotel mewah di Melbourne—maka Yarra River di Warrandyte justru tampil apa adanya.

Warrandyte bebek di tepian sungai dan anak2

Tanpa sinar lampu. Tanpa pernak-pernik café yang menyesaki bantaran kali. Di Warrandyte, Sungai Yarra tampil cantik apa adanya. Tanpa polesan kemasan dunia modern.

Justru di Warrandyte inilah, para pejalan kaki bisa menikmati Sungai Yarra dalam wujud keperawanannya yang belum tersentuh oleh ‘peradaban modern’ bernama kemasan wisata. Di musim panas yang hangat, ratusan orang biasa terjun mandi di Sungai Yarra. Di bagian lain, orang melakukan olahraga canoeing menyusuri perairan yang mengalir tenang ini.

Namun di penghujung akhir tahun 2014, musim panas di Melbourne tetaplah dingin. Air sungai YarraRiver terasa seperti air bongkahan es yang barusan mencair: dingin. Maka, di sepanjang YarraRiver di kawasan Warrendyte, saya tidak melihat orang-orang berkecipuk air mandi dan berenang di sungai.

Yang terlihat di sepanjang aliran sungai itu adalah sekawanan angsa dan bebek liar yang tidak terusik oleh ramainya pejalan kaki di salah satu bantaran sungai. Bersama dua orang teman warga Australia di Eltham, kami pun menyusuri kawasan Warrandyte ini.

Warrendyte bebek 2

Banyak pejalan kaki memanjakan anjing-anjing peliharaan mereka menyusuri bantaran YarraRiver ini. Kali ini, seekor greyhound –hewan kesayangan teman kami—tidak kami bawa serta. Meski tanpa Champo –nama pendek Champagne untuk seekor greyhound warna putih ini–  hati kami tetap meriah, justru karena Warrandyte menawarkan pesona alamnya secara perawan.

Tanpa sentuhan modern, Yarra River di Warrandyte justru menampakkan keindahannya.Warrandyte pejalan kaki dengan anjingnya

Photo credit: Jalur pejalan kaki di Warrandyte, Melbourne. (Mathias Hariyadi)

Tautan: 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.