Menumbuhkan Optimisme dalam Hidup

optimis

Apa yang akan Anda lakukan kalau Anda divonis oleh dokter menderita penyakit yang mengancam nyawa Anda? Anda putus asa? Atau Anda justru punya semangat untuk tetap hidup?

Ada seorang ibu yang divonis dokter menderita batu ginjal. Ia divonis dokter untuk menjalani cuci darah, kalau dia ingin terus hidup. Ia tidak bisa menerima begitu saja vonis dokter itu Ia tidak meratapi hidupnya. Ia mencari tahu tentang kondisi kesehatannya kepada dokter yang lebih ahli. Dalam benaknya, ia yakin, ia tidak menderita sakit yang begitu parah.

Hasilnya adalah dokter yang lebih ahli itu memberikan harapan bagi ibu itu. Ia mengatakan bahwa ibu itu tidak perlu terlalu panik atas kondisi kesehatannya. Yang penting baginya adalah ia tetap berusaha untuk menyembuhkan penyakit batu ginjal itu. Yang penting adalah ia mau menjalani proses pengobatan.

Ibu itu semakin memiliki semangat untuk sembuh. Ia melakukan apa saja yang diinginkan dokter itu untuk kesembuhan batu ginjalnya. Ia yakin, ia akan memperoleh kesembuhan. Setelah menjalani pengobatan, satu tahun kemudian ibu itu sembuh total dari sakitnya. Ia yakin, Tuhan bekerja di balik usaha-usahanya itu. Tuhan tidak meninggalkan dirinya berjuang sendirian.

Karena itu, ibu itu mensyukuri kebaikan Tuhan. Ia mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan. Caranya adalah dengan melayani orang-orang sakit. Setiap sore hingga malam ia mengunjungi orang-orang sakit di kampungnya. Pertama-tama yang ia lakukan adalah ia memberikan semangat kepada mereka untuk tidak mudah menyerah pada situasi sakit mereka. Ia membangkitkan semangat mereka untuk menghadapi penyakit yang mereka derita.

Sahabat, semangat untuk hidup mesti menjadi bagian dari setiap orang. Mengapa? Karena Tuhan telah memberi hidup ini kepada manusia. Tuhan telah membekali setiap ciptaanNya dengan kemampuan-kemampuan. Tuhan ingin agar kemampuan itu digunakan semaksimal mungkin bagi kebahagiaan hidup.

Namun manusia sering menyerah pada keadaan dirinya saat ia lemah. Manusia kurang berani untuk mencari alternatif-alternatif untuk keluar dari situasi dirinya yang sedang terpuruk. Padahal dengan kemampuan yang telah ada, sebenarnya manusia mampu menghadapi setiap persoalan hidupnya.

Kisah di atas menunjukkan kepada kita bahwa masih ada banyak jalan dan cara untuk menemukan hidup yang lebih baik. Orang tidak perlu terpuruk dalam situasi sulitnya. Orang mesti bangkit dari kesulitan hidupnya. Orang mesti berani menatap hidup dengan lebih optimis. Tentu saja ada banyak tantangan yang mesti dihadapi. Namun orang beriman mesti menghadapi duka dan derita hidupnya bersama Tuhan.

Orang beriman mesti yakin bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan dirinya sendirian dalam perjuangan hidupnya. Tuhan pasti mengulurkan pertolongan, kalau manusia mau meminta pertolongan dari Tuhan. Dengan demikian, hidup ini menjadi suatu kesempatan yang baik untuk mewujudkan kasih kepada Tuhan dan sesama. Tuhan memberkati.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.