Menjadi Terang Di Dunia Usaha dan Pekerjaan (2)

(sambungan)

2. Daniel tidak membalas kejahatan dengan kejahatan
Daniel tahu bahwa kedua pejabat tinggi lainnya yang notabene teman sekerja sendiri sedang menyediakan perangkap baginya. Tapi Daniel tidak tertarik untuk menyerang, mengkonfrontir atau membalas mereka. Bahkan ia tidak mengelak sama sekali karena ia terus mengandalkan Tuhan dengan sepenuh hati. Benar bahwa Alkitab mengatakan bahwa kita harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati di dunia yang jahat (Matius 10:16), tapi ingatlah bahwa cerdik tidaklah sama dengan kejahatan. Ada batas-batas yang tetap tidak boleh kita langgar supaya jangan sampai kita seolah-olah cerdik tetapi ternyata di mata Tuhan itu dinaggap sebagai sebuah kejahatan. Dalam Yesaya 53:7 dinubuatkan bahwa Yesus dalam menghadapi aniaya membiarkan diriNya ditindas, seperti domba yang kelu dibawa ke pembantaian. Itulah tepatnya yang terjadi. Dalam Roma 12 kita mendapati nasihat yang sama lewat Paulus. “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang….Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!” (Roma 12:17-21). Lebih dari sekedar tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, kita justru diminta untuk memberkati, mengasihi dan mendoakan orang-orang yang berbuat jahat kepada kita. “Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Matius 5:44)

3. Daniel tetap percaya dan mengandalkan Tuhan
Dalam Daniel 6:17 kita bisa melihat bahwa Daniel sempat dilemparkan ke gua singa. Jika kita menjadi Daniel, tentu itu merupakan saat-saat genting yang sangat berat bahkan mengerikan untuk dihadapi. Tapi kita bisa mengetahui bagaimana reaksi Daniel dalam menghadapi saat-saat genting antara hidup dan mati itu. Kita tahu bagaimana akhir kisah ini. Tapi sebelum itu terjadi, sangatlah menarik melihat apa yang dikatakan raja Darius sebelum Daniel dieksekusi. “Sesudah itu raja memberi perintah, lalu diambillah Daniel dan dilemparkan ke dalam gua singa. Berbicaralah raja kepada Daniel: “Allahmu yang kausembah dengan tekun, Dialah kiranya yang melepaskan engkau!” (ay 17). Darius adalah seorang raja yang sebenarnya tidak menyembah Allah Daniel yang hidup, tetapi ternyata ia bisa melihat bagaimana Daniel selama ini diberkati secara luar biasa oleh Allahnya. Itulah yang persisnya terjadi. Daniel tetap percaya meski dalam situasi hidup dan mati. Imannya tidak goyah sedikitpun, ia tetap percaya dan mengandalkan Tuhan meski situasinya sudah sedemikian gentingnya. Dan buah yang ia petik pada akhirnya pun manis. Allah Daniel, Allah kita semua adalah Allah yang hidup dan berkuasa atas segala sesuatu, dan berkuasa melakukan segala sesuatu. Pada akhirnya, raja Darius menyaksikan kuasa Allah yang besar, hingga ia pun memerintahkan bangsa yang ia pimpin untuk takut dan gentar akan Allahnya Daniel. “Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir. Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkraman singa-singa.” (ay 27-28).

Dalam kehidupan kita di market place atau dunia usaha, lingkungan pekerjaan atau usaha kita, biarlah ketiga hal ini kita lakukan dengan tekun dan taat. Mungkin masalah atau pergumulan kita tidaklah seberat yang dihadapi Daniel, tapi Daniel berhasil membuktikan kebesaran Allahnya di tempat dimana ia bekerja. Dan seperti itu pulalah hendaknya kita. Seperti yang Daniel alami setelahnya, kita pun rindu melihat banyak orang bisa menyaksikan kebesaran dan kebaikan Kristus. Disanalah kita bisa menjadi terang yang menyinari dan memberkati banyak orang.

Bersinar bukan hanya di keluarga, tempat tinggal atau gereja, tapi juga di dalam dunia usaha dan pekerjaan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.