Mengucap Syukur bersama Yesus, Doa dan Syukur atas HUT ke-6 Tahbisan Uskup Mgr. Johannes Pujasumarta)

Mgr Pujasumarta

Rabu, 16 Juli 2014
Pekan XV
Yes. 10:5-7,13-16; Mzm. 94:5-6,7-8,9-10,14-15; Mat. 11:25-27

“Pada waktu itu berkatalah Yesus: Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.” (Matius 11:25)

ADA banyak alasan dan cara untuk bersyukur. Yesus bersyukur kepada Bapa dengan seruan doa. Ucapan syukur-Nya meluap dari hati yang gembira di tengah situasi hidup yang nyata.

Alasan Yesus bersyukur dan berdoa kepada Bapa adalah kenyataan bahwa pewartaan-Nya diterima bukan oleh orang bijak dan pandai; melainkan oleh orang kecil. Dan itu adalah karya Bapa sendiri. Bapa sendirilah yang menyatakan semua itu kepada orang kecil.

Dengan pewartaan Injil hari ini, kita belajar mengucap syukur bersama Yesus. Kita mengucap syukur sebab Allah Bapa mengangkat kita sebagai anak-anak-Nya. Orang yang merasa bijak dan pandai akan berbantah tentang rahasia iman ini. Namun orang kecil, lemah, rapuh, ringkih dan berdosa menerimanya dengan penuh syukur. Itulah yang disyukuri oleh Yesus dalam Injil hari ini.

Gerakan Adorasi Ekaristi Abadi merupakan rahasia iman yang kerap kali dipertanyakan oleh orang-orang yang merasa bijak dan pandai. Dengan macam-macam dalih dan alasan, mereka menolak untuk melakukannya. Padahal gerakan ini bukan barang baru! Sudah berabad-abad lamanya, bahkan ribuan tahun silam, Adorasi Ekaristi yang terus-menerus dilakukan. Paus Johannes Paulus II menyerukan ulang gerakan ini bahkan berdoa agar gerakan ini tersebar di semua paroki di seluruh dunia. Namun orang yang merasa bijak dan pandai akan terus mempertanyakannya bahkan menolak melakukannya dengan berbagai alasan.

Syukurlah, masih banyak orang-orang kecil, lemah, rapuh, ringkih, sederhana, dan berdosa yang mau menerima tawaran gerakan ini justru karena sadar bahwa Yesus Kristus yang hadir dalam Sakramen Mahakudus adalah daya kekuatan yang menopang segala aktivitas hidup harian. Itulah sebabnya, gerakan Adorasi Ekaristi Abadi terus bertumbuh di mana pun sampai hari ini dan seterusnya.

Tuhan Yesus Kristus semoga kami setia menyambut rahasia kasih-Mu yang Kau nyatakan kepada orang-orang kecil dan sederhana, terutama melalui Ekaristi dan Adorasi Ekaristi, kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.