Menengok ke Belakang: Tutupnya Studio Komsos KWI (4)

< ![endif]-->

MULAI 1 April 2008, Studio Komisi KOMSOS yang bertempat di Griya OBOR lantai 5 telah resmi ditutup. Biaya operasional serta manajemen pengelolaan menjadi kendala bagi kelanjutan Studio tersebut. Radio Veritas Asia yang berpusat di Manila yang menjadi klien tetap pemesan program acara dari Studio Komsos juga telah ditutup setahun sebelumnya, sehingga pendapatan studio berkurang signifikan.

Wajah  website KWI

Situs website KWI yang dikelola oleh Komisi KOMSOS, yakni  http://www.kawali.org dan http://www.mirifica.net  telah kami perbaharui. Sejak akhir Februari 2008, kedua situs ini telah tampil dengan wajah baru. Web developer wajah Mirifica baru adalah perusahaan swasta Indonesia yang sekaligus menjadi webhosting Mirifica.

Komisi dan Departemen yang berada dimbawah KWI dipersilahkan mengisi berita dan ataupun dokumen-dokumen yang ingin dipublikasikan. Pembuatan wajah mirifica.net dan kawali.org yang baru ini sepenuhnya dibiayai oleh Komisi KOMSOS KWI.

Sejak Sidang Sinodal KWI 2009, Ketua Komisi Komunikasi Sosial dijabat oleh Mgr. Petrus Turang menggantikan Ketua terdahulu, Mgr. H. Datus Lega.

Anggota  Badan Pengurus masih sama dengan tahun sebelumnya, dengan susunan sebagai berikut:

  • K e t u a:Mgr. Petrus Turang
  • Sekretaris dan Bendahara:  RP Agus Alfons Duka SVD
  • Anggota: Ignas Kleden, Inggil Saljuningsih Goedono, H. Witdarmono, Ratih Andjani Ibrahim, Raymond Toruan, Puspitasari Baskoro,RP I. Ismartono SJ, Alo Liliweri, RD Paul Hendro, Y. Adi Prasadja,  Don Bosco Selamun

Kegiatan kerja Komisi Komsos KWI  meliputi sosialisasi komunikasi ke Seminari Tinggi-Seminari Tinggi, pelatihan jurnalistik cetak, pelatihan  pewartaan melalui siaran radio, Public Speaking, Perayaan Hari Komunikasi Sedunia, ker-jasama sosialisasi Hari Pangan Sedunia 2010 dengan Panitia HPS 2010, kerjasama acara Mimbar Agama Katolik dengan Stasiun televisi ANTV.

Sejak masa kepemimpinan Mgr. Petrus Turang, Komsos KWI membuat fokus Pastoral untuk program pastotal tahunan.

Fokus Pastoral Komsos KWI adalah membantu para Waligereja dalam kerasulan komunikasi sosial. Komisi Komsos KWI mem-berikan pandangan dan wawasan kristiani kepada para Waligereja Indonesia agar pemaha-man yang benar tentang komunikasi dapat menyebar dan memberikan dampak (peradaban kasih) bagi seluruh umat katolik. Khususnya dalam menghadapi perkembangan media modern, wawasan itu bertujuan untuk membangunan persaudaran sejati di antara manusia.

Fokus kerasulan Komisi Komsos bukan utamanya menitikberatkan persoalan teknis (skill), tetapi pembangunan relasi manusia yang sejati (formation), membangun jembatan antara manusia, antar generasi dan antar iman (dialog).

Fokus Pastoral ini menjadi dasar untuk perencanaan, penyusunan dan pelaksanaan program pastoral Komsos KWI. Program Pastoral itu disusun berdasarkan keputusan dari Pengurus Harian Komsos KWI dan juga berdasarkan permintaan dari masing-masing keuskupan.

Cara ini sangat ideal untuk menjawab dua kepentingan, yakni keinginan pengurus Komsos KWI dan kebutuhan konkrit yang dihadapi oleh komsos di tingkat keuskupan.

Penutup

Penulisan sejarah hadirnya Komsos KWI, karya, organisasi dan program pastoralnya dari sejak berdirinya sampai saat sekarang ini kami runutkan kembali berdasarkan sumber buku Himpunan Keputusan MAWI/KWI, serta laporan dalam siding tahunan para uskup.

Waktu penulisan sejarah ini menjadi kesempatan yang sangat berarti untuk belajar atas karya para pengurus terdahulu serta memperkaya pengetahuan kami tentang karya besar yang dilakukan Komisi Komsos KWI dari tahun ke tahun.

Jakarta, 2 Februari 2014

RD. Kamilus Pantus Pr

Sekretaris KOMSOS KWI

Tautan:

 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.