Meneladani Bunda Maria


HARI ini Gereja memperingati pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Perayaan pada hari ini mengundang kita untuk melihat kembali peran Maria yang sangat besar dalam rencana dan karya keselamatan Allah.


Dalam usia yang relatif muda, Maria bersedia menerima tugas perutusan dari Allah yang amat sulit dan terasa mustahil. Maria mempersembahkan seluruh dirinya kepada Allah untuk dipakai sebagai sarana dalam mewujudkan rencanaNya. Berkat ketaatan dan kerendahan hati Maria, Yesus, Sang Juru Selamat lahir ke dunia.


Kita semua juga dipanggil Allah untuk ambil bagian dalam rencana keselamatanNya. Lewat peran kita masing-masing hendaknya kita menanggapi panggilanNya dengan sepenuh hati. Mari meneladani sikap Maria, bersedia terlibat dan bekerja sama dengan Allah. Terus melangkah maju, pantang putus asa kendati menghadapi berbagai kendala dan hambatan; percayalah kepadaNya karena Ia pasti mendatangkan kebaikan bagi kita semua.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

5 pencarian oleh pembaca:

  1. bunda maria
Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: