Menanti-nantikan Tuhan (3)

(sambungan)

Dari poin-poin yang saya sampaikan kemarin, kita bisa melihat begitu banyak janji Tuhan yang luar biasa akan dialami oleh orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan. Artinya, kita bisa mendapat kemuliaan, berkat, mukjizat, kehormatan, pelipatgandaan (multiplikasi), pemenuhan hingga kelimpahan dan sebagainya. Kemurahan Tuhan turun atas kita, menjadikan kita orang-orang yang tetap berada dalam tanganNya.

Sekarang mari kita lihat bagaimana/apa yang harus kita lakukan dalam menanti-nantikan Tuhan. Ada dua poin penting yang sangat baik untuk kita perhatikan. Untuk itu mari kita kembali mengacu kepada Yesaya terutama pasal 40.

1. Menanti Tuhan dengan membereskan dosa
Seperti yang telah kita baca dalam bagian terdahulu, janji Tuhan untuk merestorasi kekuatan kita untuk kembali menjadi baru dan berbagai janji lainnya itu tentu sudah pasti. Tapi penting bagi kita untuk melakukan langkah membereskan dosa-dosa yang masih bercokol dalam diri kita. Dalam kitab Yesaya pasal 40 yang menyampaikan berita kelepasan, dikatakan “tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir, bahwa kesalahannya telah diampuni, sebab ia telah menerima hukuman dari tangan TUHAN dua kali lipat karena segala dosanya.” (Yesaya 40:2). Bangsa Israel selama perjalanannya telah berbuat banyak dosa, termasuk meninggalkan Tuhan dan menyembah dewa-dewa atau ilah lain. Ini jelas merupakan pelanggaran besar yang harus dibereskan.

Pertanyaannya, mengapa dosa penting untuk dibereskan? Jawabannya bisa dilihat dalam Yesaya pasal sebelumnya: “tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu adalah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59:2). Jadi jelaslah bahwa dosa dalam bentuk dan ukuran apapun harus dibereskan. Jadi kita harus menanti Tuhan dengan membereskan dosa-dosa yang masih menghalangi segala janji Tuhan turun atas kita.

2. Menantikan Tuhan dengan awas saat pertolonganNya turun
Tuhan selalu menyertai kita. Ketika kita datang kepadanya dengan hati yang hancur, melakukan pertobatan dengan sungguh-sungguh dan sepenuhnya, Tuhan akan datang dan dengan senang hati memulihkan kita. “Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa. Lihat, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia, dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. Seperti seorang gembala Ia menggembalakan kawanan ternak-Nya dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya, induk-induk domba dituntun-Nya dengan hati-hati.” (Yesaya 40:10-11). Bukankah ini terdengar sangat indah? Untuk bisa merasakan indahnya janji Tuhan ini ketika turun atas kita, kita harus awas dan jangan lengah. Ada banyak orang yang terus berdoa menantikan Tuhan, tetapi ketika jawaban Tuhan datang mereka tidak siap. Mereka tidak menyangka bahwa itu adalah jawaban Tuhan dan dengan sendirinya melewatkan pertolongan Tuhan tersebut. Karenanya kita perlu memperhatikan dengan seksama apapun yang terjadi, sekecil apapun itu. Ingat bahwa Tuhan bisa menjawab doa lewat banyak hal, termasuk lewat hal-hal kecil yang mungkin saja luput dari perhatian kita.

Apakah anda saat ini tengah mengalami kelelahan sedemikian rupa, sehingga kehilangan passion atau semangat untuk memberi yang terbaik dalam pekerjaan yang anda tekuni? Anda merasa burn-out dan kehabisan bensin untuk terus berjalan? Anda mulai tidak lagi bergairah untuk melayani, atau bahkan mulai lelah dengan kehidupan rumah tangga anda? Tuhan siap merestorasi itu semua dan memberikan anda segala kebaikan yang berkelimpahan. Apa yang anda harus lakukan adalah bertekun menanti-nantikan Tuhan. Hari ini saya secara khusus berdoa bagi anda yang sedang dalam keadaan lemah, letih dan lesu dan membutuhkan kekuatan baru dari Tuhan. Hampiri Tuhan, terus nantikan Dia, kiranya Tuhan memulihkan anda untuk kembali penuh dengan kebahagiaan dan sukacita, jauh dari kekurangan atau masalah lainnya.

Berbahagialah orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.