Membangun Sikap Sebagai Hamba Yang Waspada Dan Berjaga-Jaga


HIDUP manusia berada di tangan Tuhan. Kapan saatnya tiba, hanya Dialah yang mengetahui. Masa penantian yang berkepanjangan, tanpa mengetahui dengan jelas kapan akan berakhir, kerap membuat orang menjadi jemu, lelah dan pada akhirnya lengah. Akibatnya, berbagai kenikmatan dan daya tarik dunia yang begitu menggoda, akan menggoyahkan pelita iman, membuatnya perlahan-lahan meredup dan pada akhirnya padam.


Melalui perumpamaan pada hari ini, Yesus memanggil kita agar senantiasa bersikap waspada dan berjaga-jaga agar pelita iman kita terus bernyala, memancarkan kasihNya lewat pelayanan, pengampunan dan perbuatan baik yang kita lakukan kepada sesama di sepanjang hidup kita.


Sadari bahwa Tuhan datang pada saat yang tak terduga. Oleh sebab itu, mari kita membangun sikap sebagai hamba yang waspada, baik, taat dan tekun mengusahakan semua hal yang dapat menyenangkan hatiNya. Semoga saat kita dijemputNya, didapatiNya kita layak untuk masuk kedalam perjamuanNya dan boleh ikut serta mengalami kebahagiaan abadi bersamaNya.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: