Memahami Kehadiran Tuhan melalui Kacamata Iman

PhotoGrid_1405862977171

HATI yang tertutup, angkuh, merasa diri paling tahu dan benar; membuat orang Farisi tidak mampu melihat tanda kehadiran Allah di dalam diri Yesus.

Mereka lebih percaya kepada tanda nabi Yunus daripada mukjizat Yesus dan lebih menghargai kebijaksanaan Salomo daripada SabdaNya.

Tuhan bekerja secara misteri, tidak dapat dipahami oleh logika melainkan melalui kacamata iman. Ia selalu hadir di dalam seluruh peristiwa hidup kita.

Mari dengan rendah hati sambut undanganNya untuk hidup dalam pertobatan dan bersyukur atas kasihNya yang menyelamatkan.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.