Mari Bertobat dan Andalkan Dia

14 Juli - RmA 2

Selasa, 14 Juli 2015
Pekan Biasa XV
Kel 2:1-15; Mzm 69:3,14,30-31,33-34; Mat 11:20-24

“Sekali peristiwa Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, meskipun di sana Ia melakukan paling banyak mujizat.” (Mat 11:20)

MARI kita berkontemplasi. Yesus Kristus mengunjungi kita hari ini. Apa yang Ia katakan kepada kita? Akankah Ia mengecam kita seperti dilakukan-Nya terhadap Chorazim, Betsaida dan Kapernaum? Bagaimana kita menanggapi-Nya?

Sesungguhnya, Khorazim, Betsaida dan Kapernaum diberkati oleh kunjungan dan kehadiran Yesus Kristus. Yesus mewartakan kepada mereka kabar baik dan menunjukkan tanda-tanda karya yang mengagumkan pada mereka. Namun sayangnya, mereka tidak mau percaya kepada-Nya. Mereka mendengar Injil namun mereka menanggapinya dengan sikap cuek tak peduli. Itulah sebabnya Yesus marah pada mereka.

Tujuan dari tanda-tanda Yesus adalah mengubah hati. Tanda-tanda dan karya-karya-Nya dimaksudkan untuk menumbuhkan tanggapan iman dan kepercayaan dari mereka. Yesus menghendaki mereka memiliki kesatuan mendalam dengan-Nya. Ia mengendaki mereka dan juga kita bertobat. Pertobatan menuntut perubahan hati dan cara hidup kita.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita menyembah Yesus Kristus yang mengunjungi kita dengan kasih yang mengagumkan. Ia memberkati kita semua dengan karya-karya agung-Nya. Mari kita percaya pada-Nya dan mengandalkan Dia.

Tuhan Yesus Kristus, sabda-Mu adalah sabda yang memberi hidup dan menyelamatkan kami dari kehancuran hati, budi, jiwa dan tubuh kami. Dalam kasih, Engkau memanggil kami menempuh jalan kebenaran dan kebebasan, rahmat dan belas kasih, keadilan dan kekudusan-Mu. Semoga kami menerima sabda-Mu dalam iman dan ketaatan. Berilah kami iman yang benar, harapan yang pasti dan kasih yang sempurna hingga kami boleh melakukan segala sesuatu untuk memenui kehendak-Mu yang kudus kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.