Luka Patah Hati

Ayat bacaan: Mazmur 147:3
=========================
“Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka;”

Jika penyanyi dangdut Meggy Z dalam lagunya mengatakan lebih baik sakit gigi daripada sakit atau patah hati, itu tentu disetujui banyak orang, terutama yang sudah pernah mengalaminya. Sakit gigi itu sangat tidak enak rasanya. Berdenyut bikin kepala pusing, ngilu dan membuat kita tidak bisa makan, tidak bisa tidur dan tidak bisa beraktivitas. Tapi patah hati bisa menimbulkan rasa sakit yang lebih dari itu. Makan tak enak, tidur tak nyaman, bertemu orang terasa berat, bahkan tidak jarang menimbulkan luka yang bisa membekas untuk waktu yang lama. Ada pula yang sampai trauma sehingga memilih untuk menjalani sisa hidupnya sendirian. Tidaklah gampang untuk bisa menghapus kenangan indah yang pernah terjadi dan merelakan segala impian yang sudah direka untuk masa depan kandas di tengah jalan. Kalau putus baik-baik saja sudah berat, apalagi jika hubungan berakhir dengan tidak baik. Rasa patah hati ditambah sakit hati bisa membawa kepahitan jika tidak hati-hati. Jika anda mendapat luka pada bagian tubuh, luka tentu harus diobati, jika perlu dibalur antiseptik dan diperban agar tidak ditempeli kuman dan terhindar dari resiko infeksi. Luka hati pun sebenarnya kurang lebih sama. Luka harus diobati agar sakitnya tidak meluas menimbulkan banyak masalah baru. Saat saya kecil saya pernah terjatuh dari kuda dan mengalami luka pada bagian pipi dan lecet-lecet pada beberapa bagian tubuh. Saya masih ingat betul bagaimana ayah saya secara lembut mencuci luka sebelum diolesi antiseptik berbasis yodium. Ia meniup luka saya agar sakitnya terasa lebih ringan sambil memastikan semua bagian yang terluka sudah bersih dari kotoran tanah. Seandainya patah hati bisa dirawat seperti itu… mungkin itu yang muncul di pikiran orang-orang yang tengah mengalaminya. Apakah itu mungkin? Dengarlah, itu sangat mungkin! Bahkan Tuhan sudah mengatakan bahwa Dia langsung lah yang akan berperan menyembuhkan orang-orang yang hatinya terluka, dan dengan penuh kasih membalut serta merawat luka-luka mereka.

Ayat bacaan hari ini menyatakan hal tersebut dengan sangat jelas. “Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.” (Mazmur 147:3). Tidakkah sangat melegakan bagi kita ketika mengetahui bahwa Tuhan tahu persis bagaimana rasa sakit yang ditimbulkan dari patah hati? Bukan sekedar mengerti sakitnya, Tuhan bahkan berjanji untuk menyembuhkan dan membalut luka-luka ini secara langsung dengan menggunakan tanganNya sendiri. Minimal sekarang kita tahu bahwa kita tidak sendirian untuk menghadapinya. Tuhan siap membantu dan merawat anda hingga pulih seperti sediakala dalam waktu yang lebih singkat dari yang anda kira. Jadi apabila saat ini anda tengah mengalami patah hati, setidaknya anda tahu bahwa disaat seperti itulah anda akan mengalami langsung bagaimana Tuhan merawat dan menyembuhkan luka hati anda. Dia siap untuk melakukan itu bagi anak-anakNya yang mau mengandalkannya dalam menghadapi rasa seperti itu.

Bukan hanya saat kita merasa sakit akibat patah hati kehilangan orang yang kita cintai, dalam keadaan seperti apapun sesungguhnya kita harus tahu bahwa Tuhan akan selalu menyertai kita. Dalam hidup ini tekanan-tekanan dan rasa sakit bisa datang kapan saja. Jika tidak kita sikapi dengan baik, itu bisa meruntuhkan kita dalam sekejap mata, setiap saat. Tapi kabar baiknya, Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita menjalani itu semua sendirian. Rasa sakit memang pasti akan kita alami, tetapi dengan pertolongan Tuhan kita pasti akan diteguhkan dan disembuhkan untuk kembali pulih seperti sedia kala. Firman Tuhan berkata: “janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.” (Yesaya 41:10). Kita tidak perlu bimbang apalagi takut, karena tangan Tuhan sendiri yang akan memegang kita dengan tangan kananNya yang membawa kemenangan. Dalam kesempatan lain firman Tuhan berbunyi: “Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati” (Ulangan 31:8). Tuhan telah berjanji berulang-ulang bahwa Dia tidak akan pernah membiarkan kita berjalan sendirian di tengah kecamuk perasaan dan kehancuran hati. Dia siap untuk hadir dan memberikan pertolongan, membalut luka kita dan menjagai kita hingga sembuh.

Apabila di antara teman-teman ada yang mengalami rasa sakit yang begitu dalam akibat patah hati hari ini, janganlah tergoda untuk melakukan tindakan gegabah yang bisa semakin memperparah keadaan atau bahkan berpotensi membuat anda luput dari keselamatan. Sebaliknya, datanglah kepada Tuhan dengan membawa hati kita yang tengah sakit terluka. Curahkan semua perasaan anda di hadapanNya, dan mintalah pertolonganNya. Tuhan sendiri yang akan membalut luka-luka itu satu persatu dan dengan penuh kasih sayang merawat kita hingga sembuh. Dari pengalaman saya sendiri, meski itu sakit sekali rasanya, saya sudah merasakan langsung bahwa pada saatnya Tuhan benar-benar memulihkan diri saya, tepat seperti perkataanNya. Jika ini berlaku buat saya, mengapa tidak buat anda? Satu sisi positif yang saya dapat sebagai pelajaran adalah, justru di saat sakit seperti itulah saya bisa mengalami langsung bagaimana luar biasanya kuasa Tuhan dalam menyembuhkan kita dari rasa sakit yang ditimbulkan oleh patah hati ini. Apabila ada diantara anda yang tengah mengalami sakitnya patah hati, datanglah kehadapanNya sekarang juga. Bawa hati anda ke hadapanNya dan rasakan kasih Tuhan yang merawat serta menyembuhkan hati anda. Anda akan mengalami langsung bagaimana rawatan Tuhan menyembuhkan ada jauh lebih cepat dari yang anda kira.

Tuhan peduli dan siap menyembuhkan luka-luka akibat patah hati

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.