Living in Fear

Ayat bacaan: Mazmur 18:3
========================
“Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!”

Angka kriminalitas di Indonesia pada tahun terakhir mencapai hampir 350 ribu kasus. Pada data lainnya dikatakan rata-rata dalam 1 menit setengah sekali terjadi satu kejahatan. Angka statistik yang cukup memperihatinkan tentunya. Di Amerika angkanya lebih mengerikan lagi, ada 9 juta kasus selama setahun. Ini hanyalah data yang tercatat. Jika ditotal dengan kejahatan-kejahatan lainnya yang tidak terpantau, jumlahnya bisa meningkat 2-3 kali lipat bahkan mungkin lebih. Belum termasuk demo-demo yang bersifat anarkis yang setiap harinya terjadi. Resiko kita menjadi korban kejahatan pun dengan sendirinya bertambah tinggi. Sangat memperihatinkan, terlebih kalau kita melihat bahwa ketika Tuhan menciptakan segalanya, itu Dia buat dengan perencanaan yang amat baik, dengan hasil jadi yang amat baik, dan untuk tujuan yang amat baik pula. Tetapi manusia cenderung bersifat seenaknya dan terus terjebak dalam pusaran dosa. Kejahatan, pengrusakan, degradasi moral, bahkan pemusnahan terus terjadi. God created the world for something good, but look at the way we live it. Manusia yang merusak dan tidak bertanggung jawab, manusia juga yang kena getahnya. Sulit sekali bagi kita untuk bisa merasa tenang. Setiap saat masalah bisa datang, kesenjangan sosial, instabilitas politik, kerusakan moral. Lalu apakah kita harus terus hidup ketakutan setiap saat? Do we have to live in fear?

Paragraf di atas bukan saya maksudkan untuk menakut-nakuti anda, tapi justru sebaliknya. Yang ingin saya ingatkan, jangan pernah lupa bahwa di atas segalanya ada Allah yang bisa menjadi tempat perlindungan kita. Daud menekankan bahwa keselamatan ada di tangan Allah, gunung batu kekuatan kita, tempat perlindungan kita. “Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!” (Mazmur 18:3). “The Lord is my Rock, my Fortress, and my Deliverer; my God, my keen and firm Strength in Whom I will trust and take refuge, my Shield, and the Horn of my salvation, my High Tower.” Lihatlah betapa kuatnya perlindungan Tuhan atas kita. He’s our Rock (bukit batu cadas buat kita), our Fortress (tempat perlindungan), our Deliverer (yang akan mengangkat dan mengantarkan kita keluar dari masalah), our keen and firm Strength (tempat perlindungan yang ampuh, kuat dan aman), in Whom I will trust and take refuge (tempat kita bisa percaya sepenuhnya dan mencari perlindungan), the Horn of our salvation (tanduk keselamatan) dan our High Tower (Menara Tinggi/Kokoh). Lihatlah betapa hebatnya janji perlindungan Allah bagi kita. “Pada Allah ada keselamatanku dan emuliaanku; gunung batu kekuatanku, tempat perlindunganku ialah Allah.” (Mazmur 62:8).

Ada banyak lagi ayat-ayat dalam kitab Mazmur yang memberi penekanan yang sama, misalnya: “Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah gunung batu kecuali Allah kita?” (Mazmur 18:32), “Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah” (Mazmur 62:2,62:6), “Tetapi TUHAN adalah kota bentengku dan Allahku adalah gunung batu perlindunganku.” (94:2) dan lain-lain. Dalam Ulangan, Musa yang sudah sangat lanjut usianya mengingatkan bangsa Israel akan penyertaan Tuhan yang penuh perlindungan. “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.” (Ulangan 31:6).

Jika anda rajin membaca firman Tuhan dalam Alkitab, anda akan menemukan begitu banyak janji Tuhan untuk melindungi kita. Teknologi canggih terbukti tidak cukup ampuh memerangi tindak kejahatan di muka bumi. Memasang alarm, memelihara selusin anjing penjaga dengan naluri membunuh, menyewa puluhan pengawal menjaga rumah atau berbagai asuransi yang anda ikuti pun  tidak juga memberi kepastian keamanan. Ketika begitu banyak alternatif keamanan lewat usaha manusia tidak mampu memberi rasa aman pada jiwa kita, jangan lupakan bahwa diatas segalanya ada Tuhan yang selalu siap memberikan perlindungan yang pasti. Hanya Dia yang sanggup memberi perlindungan pada kita dan keluarga. Janji Tuhan seperti ini: “Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.” (Mazmur 34:8), atau “Malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu;sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.” (Mazmur 91:11).

Jika anda merasa susah tidur pada malam hari dan merasa gelisah akan segala sesuatu yang mencemaskan, ingatlah bahwa Allah adalah Penjaga Israel. Dia adalah Gunung Batu yang kokoh, tempat perlindungan yang luar biasa. Karenanya kita tidak perlu takut. Serahkan dan percayakan segala kekhawatiran dalam tanganNya, dan gantikanlah segala ketakutan dengan sorak-sorai, puji-pujian dan ucapan syukur kepada Allah Sang Gunung Batu kita. “Marilah kita bersorak-sorai untuk TUHAN, bersorak-sorak bagi gunung batu keselamatan kita.” (Mazmur 95:1).

“Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku.” (Mazmur 62:6)

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Published by Renungan Iman Katolik

Merenungkan sabda Tuhan di saat hening di pagi hari akan menjaga hati dan pikiran kita dari kuasa roh jahat. Berkah Dalem...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.