Level Lebih Tinggi dalam Kristus

Kamis, 17 Maret 2016
Pekan Prapaskah V
Kej 17:3-9; Mzm 105:4-5.6-7.8-9; Yoh 8:51-59

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi, “Aku Berkata kepadamu: Sungguh, barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.”

DALAM Injil hari ini, kita berjumpa dengan Yesus Kristus yang menantang para pendengar-Nya memiliki kualitas hidup yang terbaik. Saat orang Yahudi bicara tentang kematian dalam cara pandang material, Yesus berbicara tentang kematian dalam perspektif spiritual. Ia mengingatkan kita tentang kecenderungan beratnya kematian secara spiritual, yang merupakan akibat dari dosa berat.

Yesus Kristus juga mengundang kita untuk mengarahkan mata hati dan jiwa kita pada taraf spiritual. Ia selalu menantang kita untuk masuk ke dalam level yang lebih tinggi. Masa Prapaskah merupakan saat  bagi kita untuk masuk ke level yang lebih tinggi dan mendalam, terutama melalui praktek-praktek yang positif dalam hal doa, pertobatan dan derma.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, sementara kita menyembah Yesus Kristus, kita mohon Roh Kudus dan semangat iman. Keduanya itulah yang dapat membantu kita untuk memahami hal-hal mengenai Allah.

Tuhan Yesus Kristus, anugerahilah kami Roh Kudus dan semangat iman, harapan dan kasih, untuk mengerti segala hal tentang Allah dan kebaikan. Semoga kami menghidupi iman kami dalam level yang lebih tinggi lagi untuk memberi kesaksian tentang kasih-Mu kepada dunia kini dan selamanya. Amin.

Sumber: Sesawi.net

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.