Lentera Keluarga – Profanasi Benda Suci

Rabu, 29 November 2017
Bacaan: Dan 5:1-6.13-14.16-17.23-28; T.Dan 3:62-67; Luk 21:12-19

Renungan

APA yang dilakukan oleh Raja Babel Belzyazar disebut sebagai profanasi benda-benda rohani. Benda-benda suci Bait Allah digunakan untuk kepentingan-kepentingan duniawi bahkan bertentangan dengan nilai dan maksud benda-benda suci itu di buat.

Benda-benda buatan manusia disebut benda suci karena dibuat dengan tujuan khusus untuk menghormati Allah. Hormat kepada benda-benda suci dan perlakuan kepada benda-benda suci itu berarti menghormati tujuan/maksud benda suci itu dibuat. Benda-benda itu dikhususkan dan dipakai untuk kepentingan-kepentingan relasi dengan Allah. Benda-benda suci bukan jimat yang memberikan daya magis kepada para penggunanya. Benda-benda suci menjadi simbol/lambang dari kehadiran Allah yang dekat dengan kita.

Penting bagi keluarga untuk merawat dan memperlakukan benda-benda suci di rumah dengan baik. Ada salib, patung, Kitab Suci, rosario, gambar-gambar suci di dalam keluarga kita, yang harus kita rawat dan kita bersihkan dengan sikap hormat. Kitapun tidak boleh menempatkan benda-benda suci itu di tempat yang tidak layak. Atau jika kita sudah tidak menggunakannya lagi dapat kita tempatkan di tempat khusus.

Penghormatan terhadap benda-benda suci penting untuk memupuk sikap iman akan kehadiran Tuhan yang dekat pada kita. Memperlengkapi anak dengan salib atau rosario dapat menguatkan anak-anak untuk merasakan kedekatan dengan Tuhan. Sekali lagi bukan bendanya yang kita agungkan tetapi intensi benda tersebut dibuat dan kehadiran Allah yang kita rasakan.

Kontemplasi

Gambarkan bagaimana sikap Tuhan terhadap penyalahgunaan benda-benda suci.

Refleksi

Bagaimana aku memperlakukan dan merawat benda-benda suci di rumahku?

Doa 

Ya Bapa, semoga melalui benda-benda suci, aku semakin merasakan kehadiranMu yang dekat dan menyertai hidupku. Amin.

Perutusan

Aku merawat dan memperlakukan benda-benda suci dengan hormat (Morist MSF)

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Romo Aristanto MSF

Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.