“Last Knights”, Misi Balas Dendam Melawan Kebijakan yang Korup

poster LAST KNIGHTS 2015

SELAMA periode gelap Perang Besar, suatu kelompok pasukan elit bangkit dari pertempuran. Kode kehormatan yang mereka jadikan pegangan adalah: miliki hati yang mulia yang tumbuh dari keberanian, perilaku yang tepat dan pengabdian untuk satu majikan. Dari pertempuran berdarah yang terjadi sekian waktu lamanya, nantinya akan hadir sebuah kerajaan besar. Kerajaan ini akan didukung oleh berbagai kalangan, kelompok dan agama. Itulah prolog awal yang akan menghantar kita untuk menyaksikan paparan yang dikisahkan oleh film Last Knights (2015) ini.

Sikap revolusioner menentang suap

Komandan Raiden (Clive Owen) adalah seorang pemimpin pasukan elit ketujuh yang mengabdi Tuan Bartok (Morgan Freeman), seorang penguasa sebuah wilayah dari suatu kerajaan. Dikisahkan Dalam suatu kesempatan Tuan Bartok memanggil pengawal kepercayaannya itu dan menyerahkan sebuah pedang yang menjadi simbol pewaris wilayah itu.

Sebagai salah satu penguasa wilayah, ternyata Tuan Bartok mulai melakukan gerakan untuk menentang “budaya suap” yang selama ini diberlakukan oleh pihak kerajaan, melalui salah seorang menterinya yang bernama Gezza Mott. Akibat sikap penentangan yang dilakukannya, Tuan Bartok dipanggil ke ibukota kerajaan dikawal sepasukan tentara.

Sesampainya di kerajaan, Tuan Bartok menjalani pengadilan di hadapan kaisar dan para pejabat tinggi kerajaan. Ia pun kemudian melakukan pembelaan diri. Dengan ucapan-ucapannya yang lugas, ia ungkapkan segala uneg-uneg terkait sikap penentangan yang dibuatnya. Ia tidak mau melakukan suap hanya untuk mempertahankan jabatan dan status bangsawan yang disandangnya. Sebuah sikap revolusioner yang memicu perdebatan di kalangan para pejabat tinggi kerajaan sekaligus menciptakan “kata akhir” bagi karir kebangsawanannya.

Komandan Raiden dan pasukannya.

Pasca kematian Tuan Bartok, Menteri Gezza Mott dilanda perasaan takut yang mengancamnya setiap waktu. Bahkan karena ketakutan ini, ia memerintahkan 1.000 orang untuk mengawalnya siang malam.

Loyalitas seorang ksatria sejati

Hal tak terduga terjadi. Komandan Raiden tidak serta merta melakukan balas dendam atas kematian tuannya, melainkan malah membubarkan pasukannya untuk kembali kepada keluarganya masing-masing.

Mulai di pertengahan cerita Last Knights, penonton akan disuguhi kisah-kisah tak terduga yang mampu menciptakan berbagai prediksi terkait dengan ending film ini. Di sini diperlihatkan Raiden yang kembali kepada masa lalunya, menjadi seorang pemabuk berat. Sementara itu ia mengabaikan seorang isteri yang begitu peduli dan menyayanginya.

Film Last Knights hendak mengisahkan kesetiaan seorang prajurit, seorang ksatria yang menjunjung tinggi kode etik kehormatannya sendiri, termasuk menunjukkan rasa bakti dan kesetiaan kepada tuannya.

Apa yang tersaji selama 1 jam 48 menit melalui film ini, tak terkesan menggurui para penontonnya. Bahkan kita akan diajak untuk berpetualang, mengalami diri sendiri sebagai seorang ksatria yang sungguh-sungguh harus “bersikap ksatria” dalam segala kondisi yang menimpanya. Bahkan ketika seorang ksatria harus menghadapi kematian sebagai ganjaran atas perbuatannya yang tak selalu dinilai benar oleh atasannya.

Siap menerima kematian sebagai Ksatria

Film Last Knights mengajak kita merenung sekaligus memupuk semangat kita, yang pada suatu ketika tentu pernah mengalami keterpurukan. Semangat untuk bangkit, semangat untuk mengatasi segala ketakutan dan kekhawatiran yang menjadi bagian dari pribadi seorang manusia.

Jalan cerita yang disuguhkan dengan alur maju sangat enak untuk dinikmati. Dialog dan narasi yang tersaji pun sangat runut dan apik, jauh dari kesan rumit yang biasanya muncul dalam film-film kolosal bertema abad pertengahan.

Selain dibintangi oleh Clive Owen dan Morgan Freeman, film yang disutradarai oleh Kazi Kiriya dan diproduksi oleh A Luka Production, Union Investment Partners dan DMM.com ini juga didukung oleh akting Aksel Hennie, Daniel Adegboyega, Shohreh Aghdashold, Sung Kee Ahn, James Babson, Pavel Bezdek dan Dan Brown.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.