Korban Gempa di Sumba Barat Terima Kunjungan Bupati dan Putri NTT


BUPATI Sumba Barat Daya Markus Dairo Talu bersama Ibu Ratu Wulla dan Putri NTT Gloria Angelica Radja Gah mengunjungi keluarga Lukas Bora Dappa dan Kristina Ege di Desa Pero, Wewewa Barat, Sumba Barat Daya pada tanggal 24 Maret 2016. Keluarga ini adalah korban gempa bumi 6,6 skala Richter pada 12 Februari 2016 lalu. Rumah mereka rusak parah dan kini sudah dirobohkan karena takut menimpa anak-anak. Beruntung ketika terjadi gempa, tidak ada korban jiwa.


Pada kesempatan itu,  secara pribadi Bupati Markus memberikan bantuan berupa sejumlah uang dan dua PAK seng. Selain itu, persekutuan doa Limau dari Jakarta milik Victor Laiskodat yang ikut dalam rombongan juga memberikan bantuan berupa sejumlah uang.


Bupati Markus mengajak Lukas dan Tina untuk bersabar serta selalu berpasrah kepada Tuhan. “Tuhan itu tetap maha baik dan tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kemampuan umatNya,” kata Markus yang biasa disapa MDT ini.


Lebih lanjut kata Markus, Pemda akan memberi bantuan untuk mendukung usaha korban untuk membangun kembali rumah mereka. “Berjuang terus, adik. Pasti berhasil. Tuhan pasti menyertai, dan Pemda pasti membantu,” tambah MDT.

Putri NTT Gloria Angelica didampingi Bupati Markus dan istri menerima ayam by Leo Dapa Loka

Sementara itu, Gloria, Putri NTT 2016, mengaku ikut prihatin atas bencana yang dialami keluarga tersebut. Ia berharap, kecelakaan ini tidak terulang kembali dan masyarakat bisa menjalani kehidupan dengan tenang dan baik. “Berjuang terus dan terus berdoa. Suatu waktu akan lebih baik. Dan jangan lupa tetap sekolahkan anak-anak supaya generasi ke depan lebih baik dari sekarang,” kata Gloria singkat.


Gloria juga mengucapkan terima kasih yang dia terima dari masyarakat Sumba sehingga terpilih sebagai Putri NTT 2016. Terima kasih yang sama ia sampaikan kepada Bupati Markus karena memperkenankan hadir di antara kehidupan masyarakat, khususnya korban gempa bumi.

Tampak Lukas dan Tina sedang ngobrol dengan Gloria Sngelica Radja Gah by Leo Dapa Loka

Kristina menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Bupati dan berbagai pihak. “Dengan kunjungan ini, kami merasa memiliki bapak yang mau perhatikan kami. Kami sudah berjuang supaya hidup lebih baik, tapi Tuhan punya kehendak lain. Dan sekarang kami akan berjuang lagi. Terima kasih untuk semua yang membantu. Salam sayang kami untuk Gloria Putri NTT dan ibu-ibu dari PD Pak Victor,” kata ibu tiga anak ini.


Kegembiraan yang sama diungkapkan Bernadethe Rengga Rame, seorang guru yang pernah mengajar di SDK Pero tempat masyarakat setempat menyekolahkan anak-anak mereka.


Sebagai ucapan terima kasih, korban gempa menyerahkan seekor ayam putih dan diterima Gloria mewakili rombongan. “Inilah ucapan terima kasih kami. Ne nyabha ate kakama ge (ini ucapan terima kasih kami yang tulus,” kata Lukas dalam bahasa etnis Wewewa.


Hadir juga dalam kesempatan ini Kepala Desa Pero, Soleman Ngongo Timbu dan Kepala Desa Kabalidana Yakub Lede.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.