Komitmen terhadap Nilai-nilai, Fondasi Keberhasilan Bangsa

MORALITAS dan komitmen terhadap nilai-nilai kebenaran, kejujuran, pengabdian, dan tanggung jawab menjadi fondasi keberhasilan Bangsa Indonesia dalam satu dekade terakhir, kata Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Pratikno.

“Hal itu meneguhkan bahwa fondasi perkembangan Bangsa Indonesia dalam satu dekade terakhir bukan hanya terletak pada kapasitas intelektual,” katanya pada upacara wisuda 1.329 lulusan program sarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia di tengah prestasi dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, Bangsa Indonesia dihadapkan pada permasalahan ketimpangan sosial yang semakin lebar, kerusakan lingkungan, dan kegagalan membangun kemandirian dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti pangan, energi, dan obat-obatan.

“Permasalahan itu tentu diakibatkan ketidakmampuan kita dalam menjunjung tinggi moralitas dan komitmen terhadap kepentingan bangsa. Oleh karena itu menjadi bangsa yang cerdas adalah sebuah keharusan,” tukasnya.

Ia mengatakan amanat “mencerdaskan kehidupan bangsa” sebagaimana tertera dalam Pembukaan UUD 1945 harus dimaknai lebih dari sekadar meningkatkan kecerdasan individu-individu anak bangsa.

Upaya yang lebih penting adalah bagaimana mencerdaskan Bangsa Indonesia untuk bisa berpikir dan membuat langkah bijaksana bagi kepentingan masyarakat dan kemartabatan bangsa.

“Saya yakin Bangsa Indonesia menunggu kiprah para alumni UGM. Tentu saja sangat dibutuhkan kerja sama antarsivitas akademika, alumni, dan keluarga besar UGM untuk meningkatkan kecerdasan kita sebagai bangsa,” tuturnya.

Menurut dia setelah melepas status sebagai mahasiswa, para wisudawan secara otomatis tergabung dalam Keluarga Alumni UGM atau Kagama. UGM dan Kagama diharapkan saling bekerja sama dan bersinergi agar memiliki peran sentral dalam meningkatkan kiprah UGM bagi bangsa.
    
Hal itu sekaligus meningkatkan prestasi para alumni UGM untuk lebih berprestasi dan lebih bermakna bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
    
“Oleh karena itu, para wisudawan diharapkan dapat berperan aktif dalam jaringan Kagama untuk bersama-sama UGM bersinergi memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, menjadi rujukan dalam memajukan dan menyelesaikan permasalahan bangsa,” ujarnya.
    
Pada upacara wisuda program sarjana UGM itu lulusan Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Listyanti Aninda meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yakni 3,96.

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: