Ketua MPR Minta Pemuda Katolik Sosialisasikan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara

KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat Taufiq Kiemas meminta seluruh anggota Pemuda Katolik ikut mensosialisasikan Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara karena terbukti telah mempersatukan bangsa.

“Keempat pilar ini sudah terbukti mempersatukan segenap bangsa sekaligus memberikan arah yang jelas tentang tujuan berbangsa dan bernegara,” kata Ketua MPR Taufiq Kiemas saat membuka kongres ke XV Pemuda Katolik di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin.

Kongres ke XV Pemuda Katolik kali ini diikuti oleh 600 peserta dari seluruh Indonesia. Kongres bertema “Rajut Kebersamaan dan Ciptakan Kepemimpinan Yang Bersih” berlangsung selama tiga hari dari 29 Juli hingga 1 Agustus 2012. Selain di hadiri Ketua MPR Taufiq Kiemas juga dihadiri Gubernur Kalbar Cornelis serta Wagub Cristiandy Sanjaya.

Lebih lanjut Taufik Kiemas menjelaskan bahwa yang paling fundamental bagi kalangan pemuda adalah ideologi. Sebab tambahnya tanpa ideologi maka tidak akan pernah sampai kepada cita-cita pendiri bangsa terutama dalam rangka melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan perdamaian dunia.

Taufiq Kiemas menyadari pemuda merupakan tulang punggung bangsa karena itu Pemuda Katolik harus ikut berperan aktif dalam  membangun bangsa dan menyumbangkan pikiran cerdas.

“Bicara bhinneka tunggal ika adalah bicara kemajemukan harus dengan kesungguhan,” kata Taufik Kiemas.

Menurut Taufiq Kiemas dari empat pilar bernegara maka bicara Bhinneka Tunggal Ika hanya mudah untuk dibicarakan namun paling sulit untuk dilaksanakan.

Taufiq juga menjelaskan bahwa sejarah membuktikan pemuda Katolik dalam membangun semangat dan solidaritas kebangsaan.

“IJ Kasimo, seorang pemuda Katolik pada tahun 1932 menyampaikan pidato di depan Dewan Rakyat tentang pentingnya kedaulatan bangsa untuk meraih kemerdekaan,” kata Taufik Kiemas.

Menurut Kiemas dari pikiran IJ Kasimo itulah terlihat visi pemuda Katolik dalam membangun semangat kebangsaan yang berlandaskan kedaulatan politik dan kesejahteraan sosial.

“Pemuda Katolik  merupakan sumber inspirasi lahirnya pemimpin yg berkarakter dan punya visi kebangsaan,” kata Taufiq Kiemas.

Menurut Kiemas slogan yang disampaikan IJ Kasimo yakni: “Pro Ecclesia at Patria” untuk gereja dan bangsa sangat kental nuansa kebangsaannya.

“Oleh karena itu saya mendukung IJ Kasimo menjadi pahlawan nasional. Khususnya dalam rangka menumbuhkan visi kebangsaan,” kata Taufiq Kiemas.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.