Ketaatan Pada Sabda, Berbuah Keselamatan

SETELAH mengalami penolakan di Nazaret, Yesus melanjutkan perjalananNya ke Kapernaum. Di sana, orang-orang menerima kehadiran Yesus dan takjub mendengar pengajaranNya. Bahkan setan pun mengenal dan mengakui Yesus sebagai yang kudus yang berasal dari Allah sehingga mereka takluk saat mendengar hardikanNya.

Jika setan saja mengakui Yesus dan taat kepada perintahNya, mengapa kita yang mengaku sebagai muridNya kerap melawan perintahNya dan menyakiti hatiNya? Tiada gunanya mulut kita memuji dan memuliakan namaNya sementara tindakan kita justru bertolak belakang dengan sabdaNya. Sadari bahwa iman tanpa perbuatan nyata merupakan iman yang mati.

Mari buka hati kita, perkenankan sabdaNya membentuk kita agar hidup selaras dengan kehendakNya. Setia berpegang pada sabdaNya dan bersedia bekerja sama denganNya, maka kita memiliki kekuatan untuk menolak hal-hal yang jahat, dan melangkah menuju jalan keselamatan.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.