Kesetiaan Dan Ketaatan

YOHANES lahir di saat Elisabet memasuki usia senja. Kelahirannya mendatangkan sukacita tidak hanya bagi kedua orangtuanya, namun juga bagi semua orang di sekitarnya. Terlebih bagi Zakaria yang terlepas dari kebisuannya seketika, saat ia percaya, taat dan menjalankan perintah Allah.

Kelahiran Yohanes Pembaptis yang dirayakan hari ini mengajak kita untuk selalu beriman teguh dan memiliki pengharapan yang tidak pernah sirna kepadaNya. Sadari bahwa keterbatasan kita sebagai manusia membuat kita tidak mampu memahami rencanaNya. Namun kita harus percaya bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik dan terindah bagi kita masing-masing.

Sebagaimana Yohanes diutus menjadi terang bagi bangsa-bangsa, marilah kita juga menjadi terang bagi sesama. Senantiasa taat dan setia kepadaNya serta tidak menyimpang dari jalanNya, kendati hidup kita tidak berjalan lancar dan mulus.  Semoga kehadiran kita menjadi pembawa sukacita bagi setiap orang yang kita jumpai dan kesaksian hidup kita mendorong setiap orang di sekeliling kita untuk semakin beriman kepadaNya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.