Keramahan Natal di Our Lady Parish, Meriahnya Natal di Sydney Myer (7)

RINGKAS dan teramat sederhana menjadi atmosfer utama saat mengikuti misa vigili Natal di Our Lady Help of Christians Parish di Henry St, Etham. Imam keluar dari sankristi bersama 4 orang pendamping tanpa misdinar. Kyriale tidak dinyanyikan. Begitu pula Gloria dinarasikan secara oral, bukan dinyanyikan seperti di Indonesia. Tidak ada iringan lonceng gereja dan denting bel yang lazim dikumandangkan oleh misdinar.

Misa malam Natal di paroki Eltham ini sungguh berlangsung kilat. Mulai tepat pukul 20.00 malam waktu setempat dan berakhir tepat waktu satu jam sesudahnya pukul 21.00 dengan dikumandangkannya lagu Gloria in Exelcis Deo oleh paduan suara umat.

Misa vigili Natal di Our Lady Help of Christian Parish di Eltham sungguh sederhana. Sepanjang misa hanya suara orgel dan koor umat yang membuat misa malam Natal ini terasa lebih nges, menandakan misa malam ini harus ‘beda’ dibanding pekan-pekan sebelumnya pada masa Adven.

Kalau pun ada yang menjadikan misa malam Natal di Eltham menjadi lebih ‘semarak’, itu karena antusiasme umat katolik yang menghadiri misa tersebut. Untuk umat katolik di Indonesia yang bisa mencapai angka ribuan orang sekali misa, maka hadlirin umat yang datang pada misa malam Natal di Eltham terhitung tidak banyak. Barangkali tidak sampai 200-an orang.

Christmas Carol 2

Keramahan Natal

Namun, yang menarik justru bukan jumlahnya atau meriahnya prosesi misa malam Natal yang dikemas sangat sederhana. Yang mengesankan justru antusiasme umat dalam menyambut malam Natal itu dengan atmosfer keramahtamahan dan semangat mereka mengikuti misa.

Muka-muka ramah sudah menyambut umat di barisan ujung paling depan, sebelum orang memasuki bagian dalam gereja. Ketika saya menyebut diri datang dari Indonesia, seorang ibu paruh baya dengan senyum sangat mengembang membuncah bungah seraya berkata: “Wonderful! You are most welcome here!,” katanya menyapa ramah.

misa natal di eltham 2Usai misa, perjamuan sederhana tersedia gratis di depan gereja. Tersedia roti, anggur, aneka macam penganan ringan, kopi dan teh hangat. Sembari menikmati hidangan, saya menyempatkan diri ngobrol dengan seorang bapak asli dari Inggris yang kemudian menetap tinggal di Melbourne karena menikahi wanita Australia. “Misa ini mengesankan saya,” kata bapak ini.

Sidney Myer Music Bowl

Melbourne di musim panas tetap menyuguhkan  hawa dingin di luar rumah. Namun di Sidney Myer Music Bowl di jantung kotaMelbourne, dinginnya malam pada vigili Natal sepertinya tak kuasa membendung ribuan orang datang menyesaki sudut-sudut panggung terbuka tak jauh dari Arts Centre Melbourne di South Bank ini.

Setelah beberapa hari langit di Negara Bagian Victoria –khususnya di Melbourne dan sekitarnya—nyaris berkabut oleh mendung dengan sedikit hujan, sehari menjelang Hari Raya Natal matahari bersinar dengan garangnya sepanjang pagi hingga malam hari. Pada pukul 20.30 malam, sinar matahari masih bersinar meski mulai temaram. Di pelataran open air Sidney Myer Music Bowl yang berlokasi di Melbourne’s King’s Domain Gardens, ribuan manusia sudah duduk rapi menikmati pergelaran konser musik khas Natal yang sudah 76 tahun menghiasi langit Melbourne pada malam vigili Natal.

Konser Natal khas Melbourne ini bernama Carols by Candlelight. Tahun ini, Carols by Candlelight yang dibesut Myer dan merupakan program penting dari Vision Australia ini menghadirkan pasangan Anthony Callea and Rachael Leahcar sebagai Candlelight Ambassadors.

Membawa misi humanitarian project untuk membantu Children’s Services terutama anak-anak yang mengalami kebutaan dan gangguan penglihatan, Carols by Candlelight sungguh sebuah pertunjukan amal. Dengan kilatan lampu ratusan dan mungkin ribuan watt, tampilan orkestra lengkap dengan ratusan penyanyi latar, para artis penyanyi professional dari berbagai kawasan di Victoria didaulat menghibur ribuan penonton.

Lengkap dengan membawa lilin-lilin dalam ‘bungkusan’ gelas, para penonton cukup membayar 10 dolar untuk dewasa dan 5 dolar untuk anak –angka ini tak seberapa karena misinya adalah berdonasi— sembari menikmati suguhan nyanyian orkestrasi Natal selama hamper 3 jam. Begitu gegap gempitanya pertunjukan ini, dinginnya malam hampir tak kuasa membendung antusiasme penonton yang terlihat happy sesekali kena sorot candid camera jarak jauh dan kemudian menayangkannya secara langsung melalui jaringan televise Channel 9.

Tampil naik pentas di Carols by Candlelight tahun 2013 ini adalah Harrison Craig, Marina Prior, Hugh Sheridan, Silvie Paladino, Steve Clisby, Luke Kennedy, Darren Percival, David Hobson, Tim Campbell, Anthony Callea, Beau Woodbridge, Christie Whelan dan Denis Walter.misa natal di eltham

Carols by Candlelight di Melbourne tahun 2013 dikawal rapi oleh pasangan hosts yakni penyanyi David Campbell dan Lisa Wilkinson. Untuk ke-1o kalinya, John Foreman dipercaya Myer menjadi music director sekaligus konduktor untuk mengawal konser  Carols by Candlelight  ini.

Photo credit:

  • Carols by Candlelight in Sydney Myer Music Bowl (Ist)
  • Misa malam vigili Natal 2013 di Our Lady Help of Christian Parish, Henry St., Eltham (Royani Lim)

Tautan: 

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.