Kehidupan Abadi


HARI ini Gereja Katolik mengenang arwah semua orang beriman. Kita semua diundang untuk mempersembahkan doa dan misa kudus kepada seluruh jiwa umat beriman yang telah meninggal dunia, guna memohon belas kasih dan kerahiman Allah agar mereka diampuni segala dosa dan kesalahannya sehingga mereka dapat segera menikmati kebahagiaan abadi di surga.


Perayaan ini juga mengingatkan kita bahwa hidup adalah sebuah perjalanan panjang, dunia hanyalah tempat kita singgah untuk sementara waktu; dan pada saatnya kematian pasti datang akan menjemput kita. Namun bila kita mengimani bahwa Yesus adalah Juru Selamat kita, dan senantiasa hidup bersekutu denganNya, kita percaya bahwa kita semua kelak akan dibangkitkan dan dihidupkan kembali untuk menjalani sebuah kehidupan yang baru bersamaNya.


Mari persiapkan ‘rumah masa depan’ kita, dengan sebaik-baiknya. Raih janji keselamatanNya dengan menjadikan hidup kita yang singkat ini penuh makna, membuahkan kasih dan kebaikan bagi sesama. Dengan selalu hidup dalam pertobatan, dan setia menyelaraskan langkah hidup kita dengan kehendakNya, semoga kelak kita dapat berjumpa dan bersatu kembali dengan semua saudara yang telah dipanggil mendahului kita, untuk menjalani kehidupan abadi di rumah Bapa.


 Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.