Kebugaran Rohani (1)

Ayat bacaan: 1 Timotius 4:8
======================
“Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.”

Tinggal di kota besar yang sibuk membuat banyak orang sulit mendapatkan akses memadai untuk berolah raga. Oleh karena itu fitness center atau pusat-pusat kebugaran pun menjadi pilihan banyak orang. Ada yang mahal, ada yang murah. Ada yang hanya menyediakan peralatan seadanya, ada yang sangat lengkap, tergantung pilihan. Tapi yang jelas, kebutuhan untuk menjaga stamina, kebugaran bahkan penampilan merupakan hal yang mutlak di jaman sekarang bahkan dianggap banyak orang sebagai bagian dari gaya hidup alias lifestyle. Orang tidak memperhitungkan uang yang keluar untuk menjaga penampilan dan kebugaran. Waktu pun selalu bisa diluangkan. Baikkah berolah raga atau sekedar menjaga kebugaran? Tentu saja baik, bahkan sangat baik. Tapi ingatlah bahwa itu semua bukan sesuatu yang berguna selamanya. Sehebat apapun kebugaran kita, sekeras apapun otot dan sebaik apapun penampilan kita, pada suatu ketika semua itu akan habis dimakan usia. Maka saya pun berpikir, jika orang mau meluangkan waktu yang membawa manfaat dalam masa hidup yang hanya sementara, mengapa banyak yang justru malas meluangkan waktu untuk sesuatu yang sifatnya selamanya, bukan hanya dalam hidup saat ini tetapi juga kehidupan yang akan datang yang kekal itu?

Saya bukan hanya bicara soal meluangkan waktu, tetapi juga keseriusan, kesungguhan, tekad, kesadaran, penempatan prioritas yang benar bahkan kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan, mendengar suaraNya, berdiam di hadiratNya, merasakan kasihNya, mengerti kebenaran firman Tuhan dan mengaplikasikannya dalam setiap aspek kehidupan. Anda mungkin bingung, apa hubungannya dengan fitness alias kebugaran? Banyak orang yang tidak menyadari bahwa sebagaimana tubuh butuh dijaga kebugarannya, rohani kita pun sama. Spiritual fitness, atau kebugaran rohani juga merupakan hal yang sangat penting untuk kita perhatikan, bahkan jauh lebih penting dari kebugaran apapun baik saat ini ketika kita masih di dunia maupun nanti setelah kita selesai dari masa-masa yang singkat ini.

Seperti tubuh yang harus dijaga dan dilatih dengan sungguh-sungguh agar kita bisa mencapai kondisi prima, kebugaran dan kesehatan yang baik dari kerohanian atau spiritual kita pun penting untuk dijaga dan ditingkatkan. Dengan kata lain, latihan badani atau fisik itu perlu, tapi latihan untuk kerohanian juga tidak kalah pentingnya. Terlebih jika kita menyadari bahwa kita tengah menghadapi dunia yang sulit. Kerohanian kita setiap saat bisa terkena polusi dan hal-hal lain yang mampu melemahkan kita. Jika tidak mawas diri, bisa-bisa dalam kelemahan kita akan terjatuh dan pada akhirnya kehilangan apa yang sebenarnya disediakan Tuhan bagi kita.

Paulus telah mengingatkan hal ini. Katanya, “Latihlah dirimu beribadah.” (1 Timotius 4:7). Paulus membandingkan pentingnya melatih jasmani kita dengan melatih rohani. Perhatikan bahwa ia sama sekali tidak mengatakan bahwa latihan jasmani itu tidak penting, tetapi ia mengingatkan bahwa ada latihan lain yang sebenarnya jauh lebih besar manfaatnya. “Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. “Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.” (ay 8). Latihan jasmani, berolahraga, fitness, apapun bentuknya itu tentu baik. Tetapi seperti kata Paulus sesungguhnya terbatas gunanya. Setelah kita meninggalkan dunia ini kelak, semua itu tidak lagi memberi manfaat apa-apa. Tetapi latihan rohani akan sangat berguna dalam segala hal. Dalam masa hidup sekarang, kita bisa tegar menghadapi berbagai masalah yang harus dihadapi. Kita bisa membedakan mana yang baik dan buruk, menghindari berbagai jerat atau jebakan iblis dalam berbagai cara dan bentuk. Kita bisa hidup tenang penuh damai sejahtera dan bahagia tanpa melihat kondisi atau situasi terkini yang kita alami. Kita tidak perlu ragu dan bimbang dalam ketidakpastian, cemas menghadapi hari depan, takut ini dan itu. Semua itu akan timbul dari sebuah kondisi jiwa dan roh yang sehat. Dan sehat tidaknya kerohanian kita akan sangat tergantung dari seberapa dekat kita dengan Tuhan dan firmanNya. Jika anda berlari di treadmill, menggunakan sepeda statis dan sebagainya dalam melatih kebugaran fisik, kerohanian kita akan terlatih dari keseriusan kita dalam beribadah. Beribadah bukanlah melulu mengenai pergi ke gereja, tetapi lebih kepada pengaplikasian firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca firman Tuhan, merenungkan siang dan malam dan melakukannya secara nyata. Menjadi berkat bagi sesama, menjadi sosok yang baik dalam keluarga. Suami yang siaga, istri yang cakap, anak-anak yang patuh, menjadi saudara atau sahabat yang peduli, menjadi manusia yang hidupnya digerakkan oleh kasih. Menjadi orang-orang yang mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah, mendasarkan hidup sesuai firman Tuhan. Untuk bisa sampai ke dalam bentuk hidup seperti ini tidak bisa secara instan melainkan memerlukan latihan.

(bersambung)

5 pencarian oleh pembaca:

  1. kebugaran rohani
Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.