Keberadaan Tuhan Nyata dari KebaikanNya

Ayat bacaan: Mazmur 34:9
=====================
“Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!”

Ada seorang teman yang baru saja menceritakan pengalaman hidupnya yang menurutnya penuh dengan campur tangan Tuhan. Ia berkali-kali berada dalam situasi kritis seperti ketika sakit, mengalami tabrakan di jalan raya maupun saat dalam pesawat terbang yang tengah mengalami masalah, tetapi campur tangan Tuhan menyelamatkannya. Ia berkata bahwa ada saat-saat dimana ia menderita, yang bagi sebagian orang akan dianggap sebagai ketidak-acuhan atau cueknya Tuhan terhadap mereka, tapi menurut teman saya lewat penderitaan itu ia ternyata belajar banyak hal. Singkatnya, ia berkata bahwa sulit baginya untuk mengerti bahwa ada orang-orang yang tidak mempercayai keberadaan Tuhan. Kalau memandang ciptaan Tuhan yang ada disekeliling kita setiap saat masih luput dari perhatian, menurutnya hanya dengan sedikit perenungan setiap hari saja kita sudah bisa merasakan bahwa keberadaan Tuhan itu nyata dan jelas, bisa dirasakan. “Tuhan itu sungguh baik, dan Dia ada bersama dengan saya setiap hari.” demikian ujarnya.

Perhatikanlah kondisi negeri ini yang carut marut tak menentu. Begitu banyak yang korupsi, begitu banyak yang mengorbankan bangsa yang berdiam didalamnya demi kepentingan sesaat mereka. Secara logika, ketika lembaga-lembaga yang seharusnya mengawasi keadilan saja sudah ikut tidak adil, negara ini sudah selesai dari dulu. Tetapi lihatlah bahwa kita masih tetap bisa hidup dan berusaha, jika kita masih baik-baik saja, itu tentu akibat pertolongan Tuhan. Itu adalah bukti keberadaan dan kebaikan Tuhan yang tetap melindungi umatNya, termasuk membuat negara ini bisa tetap berdiri lewat doa anak-anakNya.

Seringkali kita hanya memperhatikan kesulitan sehingga lupa kepada kebaikan Tuhan. Kita terus mengeluh terhadap situasi sulit, hanya fokus pada itu dan lupa mengarahkan pandangan kepada Tuhan, sehingga kita melupakan segala kebaikan dan penyertaanNya. Jangankan kebaikanNya, keberadaanNya pun masih saja ada yang menyangkal hingga saat ini. Hal ini disadari oleh Daud, raja Israel yang sama seperti kita juga, sama-sama manusia yang juga punya masalahnya sendiri. Meski terus menerus berada dalam situasi sulit, Daud tidak melupakan kebaikan Tuhan yang pernah ada dalam hidupnya. Daud bahkan masih merasakannya meski sedang berada dalam situasi sulit. Mazmur 34 ia tulis bukan ketika ia sedang dalam keadaan baik. Tapi lihatlah apa yang ia katakan: “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!” (Mazmur 34:8). Taste and see. Itu melibatkan dua panca indera yang bisa merasakan sesuatu secara nyata, bukan hanya sebatas wacana atau impian saja. Dan itu memang bisa kita pakai untuk merasakan betapa baiknya Tuhan itu. Sepanjang Mazmur 34 kita bisa melihat bagaimana mata Daud memandang kebaikan Tuhan. Disaat kita mencari Tuhan, Dia menjawab dan melepaskan dari ketakutan (ay 4), ketika kita berseru Dia mendengar dan menyelamatkan kita (ay 7,18), Tuhan berjanji tidak akan membiarkan orang-orang yang hormat kepadaNya berkekurangan (ay 10-11), Dia dekat dengan orang-orang yang patah hati dan remuk jiwanya (ay 19), Dia membebaskan jiwa hamba-hambaNya, dan membebaskan orang yang berlindung kepadaNya dari hukuman. (ay 23). Semua ini merupakan bukti kebaikan dan tentu saja keberadaan Tuhan yang begitu nyata yang seharusnya kita sadari meski mungkin saat ini situasi sepertinya masih terasa kurang kondusif.

Kebaikan Tuhan seringkali menguap karena kita terlalu fokus terhadap permasalahan-permasalahan hidup, situasi, kondisi sekitar kita dan kesulitan-kesulitan yang kita dapati. Saatnya bagi kita untuk mengambil waktu sejenak, merenungkan, meresapi, mengecap dan merasakan kebaikan Tuhan yang sesungguhnya tetap ada menyertai kita dalam kondisi seperti apapun. Seperti apapun situasinya, percayalah bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan anak-anakNya sendirian. Kebaikan dan kasih Tuhan itu nyata dalam segala kondisi, begitu pula dengan keberadaanNya. Satu hal yang pasti, keberadaan Tuhan bisa dengan nyata kita rasakan dari kebaikanNya. Kecap dan lihatlah, rasakan sendiri kebaikan Tuhan dalam hidup anda.

Tuhan itu ada, dan bisa dirasakan lewat kasih dan kebaikanNya di tengah segala kondisi

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.