Kebaikan Dan Kejahatan Hidup Berdampingan

TUHAN menerbitkan matahari dan menurunkan hujan untuk orang baik dan orang jahat. Ia juga memperkenankan kebaikan dan kejahatan hidup berdampingan. Semua itu dilakukanNya karena Ia maha pengasih, penyayang dan pengampun. Ia menginginkan agar setiap manusia mengalami keselamatan. Dengan penuh kesabaran, Ia menanti pertobatan dari setiap pribadi yang menyimpang dari jalanNya.

Sebagai murid-muridNya, tugas kita adalah:

Terus bertahan dan bertumbuh menjadi gandum yang baik, walau dihimpit oleh kejahatan yang mengancam di sekitar kita. Setia menebarkan kasih dan pengampunan, tidak menghakimi atau pun menyingkirkan mereka yang tersesat; melainkan memberi kesempatan kepada mereka untuk mengubah diri dan bertobatSelalu bersikap waspada, jangan sampai kita sendiri berubah menjadi lalang akibat termakan oleh hasutan dan godaan si jahat.

Jangan pernah menunda pertobatan karena akan ada saatnya di mana semua yang jahat akan mendapatkan hukuman yang setimpal; mereka akan menerima kebinasaan kekal. Mari hidup dalam pertobatan, jadilah pendengar dan sekaligus pelaku sabdaNya, agar kelak kita layak menjalani kehidupan abadi bersamaNya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: