Kebahagiaan dan Damai Sejahtera yang Tak Pernah Habis/Berhenti Mengalir (3)

(sambungan)

Oleh karena itulah, baik lewat ucapan Pascal seperti yang bisa dibaca dalam renungan kemarin atau lewat contoh-contoh nyata yang sering atau mungkin pernah kita alami, kita harus menyadari bahwa kebahagiaan sejati hanyalah bisa kita peroleh secara rohani lewat hubungan erat kita dengan Tuhan. Ketaatan terhadap Tuhan, patuh terhadap ketetapan-ketetapanNya tanpa terkecuali merupakan kunci penting untuk bisa memperoleh kebahagiaan dan damai sejahtera yang sejati, tanpa pernah kering, tanpa pernah berhenti. Rongga kosong dalam hati kita akan tetap ada selama kita terus terjebak mencari solusi yang salah. Semua itu tidak akan mampu mengisi kekosongan kecuali Tuhan sendiri.

Selanjutnya mari kita lihat bahwa Yesus berfirman: “..Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” (Roma 14:17). Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Allah bukan mengacu kepada pemenuhan kebutuhan-kebutuhan fisik saja, tetapi justru mengacu kepada damai sejahtera dan sukacita lewat Roh Kudus. Itulah yang akan mampu memenuhi rongga kosong dalam hati kita lantas dalam kepenuhan bisa mencapai kebahagiaan dan damai sejahtera yang tidak ada habisanya, yang tidak lagi terpengaruh oleh keadaan atau kondisi apapun yang tengah kita alami hari ini. Sebuah Kebahagiaan dan damai sejahtera yang sejati hanya bisa disediakan oleh Tuhan, dan itu hanya akan bisa terjadi jika Kerajaan Allah hadir dalam kehidupan kita. Harta benda, kekayaan, jabatan, pujian dan penghargaan tidak akan pernah mampu menjawab kebutuhan kita akan kebahagiaan ini.

Kita sering keliru bahwa uang merupakan jawaban atas segala-galanya, yang sepertinya mampu memenuhi segala kebutuhan kita atas berbagai produk yang terus menawarkan kebahagiaan. Tapi pada suatu ketika nanti, kita akan sampai pada sebuah kesimpulan bahwa ada ruang kosong yang tidak akan pernah bisa diisi penuh oleh apapun kecuali oleh Tuhan. Ketika rongga itu terpenuhi, disanalah kita akan merasakan kebahagiaan dan damai sejahtera tanpa henti yang tidak lagi tergantung lewat berbagai kesusahan di dunia ini. Sebaliknya, semakin meninggalkan atau menjauh dari Tuhan dan terus mengejar kenikmatan atas kedagingan justru akan membuat rongga kosong ini terus melebar, membawa kita ke dalam bermacam kesesatan yang semakin parah, dan merampas setiap sukacita yang seharusnya menjadi bagian dari kita lewat Kristus.

Jika anda saat ini sedang tidak dalam keadaan terdesak atau sulit tapi ada rasa kosong dalam hati anda yang membuat anda merasa kering tanpa damai sejahtera dan gelombang kebahagiaan terasa berhenti mengalir, itu tandanya anda harus mulai berpikir untuk memeriksa apakah masih ada ketetapan Tuhan yang belum ditaati atau hubungan kita dengan Tuhan masih harus diperbaiki. Di dalam Alkitab dikatakan: “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.” (Yakobus 4:8). Tuhan menantikan anda dan rindu untuk mengalirkan damai sejahtera dan kebahagiaan yang tidak pernah kering dan berhenti. Sejak dua hari sebelumnya saya secara khusus berdoa untuk anda yang masih belum merasakan janji Tuhan yang dahsyat ini dan masih merasakan kekosongan dalam hati yang belum juga bisa dipenuhi. Tuhan siap menjawab itu semua, datanglah kepadaNya, perbaiki bagian-bagian yang masih belum beres dan terimalah rasa damai sejahtera dan bahagia dalam tingkatan yang tidak lagi bisa digoyahkan oleh kondisi sesulit apapun. Tuhan memberkati.

Kebahagiaan dan damai sejahtera yang melimpah tanpa henti menjadi milik orang-orang yang taat pada perintahNya

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.