NAMUN, meski tanpa kata-kata, ia menunjukkan kedalaman imannya, kehebatannya…
Ia hebat dalam iman, bukan karena ia mengucapkan kata-katanya sendiri, tapi terutama karena ia mendengarkan kata-kata Tuhan yang Hidup.
Ia mendengarkan dalam keheningan.
Dan hatinya tak henti-hentinya bertekun dalam kesiapan untuk menerima kebenaran yang terkandung dalam firman Tuhan yang Hidup.


St. Yohanes Paulus II


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Loading...

Published by Wilhelmina Sunarti

Membaca firman Allah setiap hari akan menjaga hati kita dari rasa lelah dalam memikul salib kita. Semoga tulisan para gembala yang ada pada website kami bermanfaat bagi Saudaraku semua. Salam damai dalam kasih Kristus...

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.