Kasih Menjembatani Perbedaan, Menciptakan Persatuan


TUHAN menciptakan manusia sebagai pribadi yang unik. Tiada satu pun manusia yang sama, bahkan yang terlahir kembar pun, pasti memiliki perbedaan.


Sebagai murid Kristus, hendaknya kita berusaha dengan sekuat tenaga untuk meminimalkan perbedaan dan mengutamakan persatuan. Jadikan perbedaan yang ada sebagai sarana untuk saling mengisi, melengkapi dan menyempurnakan. Kembangkan sikap saling menghormati dan menghargai agar ikatan persaudaraan semakin bertumbuh sehingga terjalin suatu kerja sama yang solid.


Mengetahui bahwa manusia yang dikasihiNya adalah insan yang rapuh dan lemah, Yesus mendoakan kita semua agar kita dapat bersatu, meneladani relasi Tritunggal Mahakudus, tiga pribadi yang berbeda, namun bersekutu dalam persatuan kasih.


Bersyukurlah atas kasihNya yang tanpa batas, dan mohon bimbingan serta rahmat kekuatan daripadaNya agar kita senantiasa memancarkan kasihNya di dalam seluruh perkataan dan perbuatan kita; yang akan memampukan kita untuk menjembatani jurang perbedaan, menciptakan kehidupan yang rukun dan damai.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.