Kamu Harus Memberi

Yesus memberi makan banyak orang

UNTUK berbagi tidak harus kaya. Janda miskin dalam Kitab suci toh bisa memberi dari kekurangannya. Urusan memberi jangan disederhanakan sebatas berbagi materi dan urusan orang berduit.

Memberi adalah tugas dan kewajiban semua insan, bagian dari tanggungjawab sosial. Kualitas kita sebagai makluk sosial akan kelihatan dari kepedulian kita terhadap sesama.

Memberi memang harus punya dasar dan alasan. Tapi pertimbangan untuk berbagi bukan berkaitan dengan jumlah dari sesuatu yang kita miliki atau soal untung rugi atau kedekatan hubungan dengan orang yang mau dibantu. Pertimbangan-pertimbangan manusiawi seperti ini penting sebelum berbagi sesuatu kepada yang membutuhkan.

Tetapi pemberian sejati selalu tulus dan spontan hanya karena hati tergerak oleh belas kasih. “Kamu harus memberi!”, perintah Yesus. Mengapa harus?

Pertama, padamu ada 5 ketul roti dan 2 ekor ikan. Kedua, kamu telah menerima dengan cuma-cuma maka berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Kita enggan memberi karena kita merasa yang kita punya tidak seberapa: “yang ada padaku HANYA 5 ketul roti dan 2 ekor ikan.” Kita tidak melihat 5 roti dan 2 ikan sebagai anugerah dan potensi yang dalam tangan Tuhan menjadi berlimpah.

Untuk memberi tidak harus kaya. Milikilah Iman (semangat dan keberanian), Harap (kemauan di dada) dan Kasih (akan sesama) maka melalui engkau Tuhan mengerjakan mujizat bagi yang lapar dan sangat membutuhkan pertolongan.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: