Kamis 31 Juli 2014, Hari Raya St. Ignatius Loyola

st-ignatius[1]

HIDUP kita sedang diseleksi.
(Mat 13:47-53)

Seleksi iman berbeda dengan seleksi pengetahuan. Yesus bersabda: “Setelah penuh pukat itu lalu ditarik orang ke pantai. Mereka lalu duduk dan dipilihilah ikan-ikan itu. Ikan yang baik dikumpulkan kedalam pasu.Yang buruk dibuang.”

Artinya yaitu bahwa hidup orang yang baik itu di terima, sedangkan hidup orang yang jahat disingkirkan. Seleksi itu berlangsung hingga saat sekarang ini. Masyarakat juga mengadakan seleksi seperti yang telah kita saksikan. Maka orang diajak semakin peka dan menyadari ukuran nilai-nilai yang baik.

Gereja berdasarkan ajaran Yesus yang sudah memperbaharui hukum Taurat juga mengadakan seleksi berdasarkan amanat Yesus. Yesus sendiri telah menyingkir kan norma-norma hidup yang membelenggu banyak orang, karena adanya pemutlakan aturan. Hidup manusia seolah-olah hitam dan putih, tidak bisa berubah.

Serikat Yesus

Pembaharuan diadakan terus menerus dalam Gereja. Jasa Santo Ignatius yaitu mendirikan serikat religius yang bukan mendasarkan pada aturan biara kontemplatif, tetapi lebih aktif dan memasyarakat. Pendukung Serikat yang pertama ada 5 orang, yaitu Petrus Faber,Santo Fransiscus Xaverius, Diego Laynez, Simon Rodriquez, Alonso Salmeron dan Nikolas Bobadilla.

Mereka juga mengucapkan kaul hidup membiara: kemurnian, ketaatan dan kemiskinan.

Tapi kaul masih diberi tambahan, yaitu: kesediaan menjalankan karya misioner di Tanah Suci di antara kaum non kristiani. Karena kaul ini tidak mungkin diwujudkan, maka kaul tambahan ini diganti dengan “pengabdian khusus kepada Sri Paus.”

Artinya apa saja tugas yang diberikan oleh Paus akan dilaksa-nakan. Dengan hadirnya Ignatius dan kawan-kawannya kehidupan menggereja mengalami perubahan wawasan. Yang menjadi dasar pengabdian Ignatius adalah “Ad Maiorem Dei Gloriam (AMDG)”: Agar Tuhan semakin dimuliakan.

Mengapa Ignatius mencanangkan ketaatan mutlak kepada Sri Paus, karena pada waktu itu muncul aliran Reformasi Luther.

Hal ini tidak hanya disampaikan anggota Ordo Serikat Yesus, tetapi kepada seluruh Gereja, agar Gereja dapat terselamatkan dan dipersatukan, orang diajak mengikuti ajaran Yesus yang resmi dari Paus, yang pada zaman sekarang disebut ajaran dari Vatikan. Maka saat ini Gereja diajak terus menerus mengadakan seleksi dan pemurnian dari ajaran dan tatacara kehidupan beriman. Kita lihat bahwa orang yang menjauh dari Gereja karena tidak mau taat kepada Magisterium Gereja (ajaran resmi Gereja).

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.