Joyful Noise

Ayat bacaan: Mazmur 98:4
================
“Make a joyful noise to the Lord, all the earth; break forth and sing for joy, yes, sing praises!”

Trend burung sepertinya sedang mewabah di Indonesia, setidaknya di kota tempat saya tinggal. Saya sering berpapasan dengan pengendara motor yang membawa burung dalam sangkar dengan ditutupi kain di jalan raya, di sekitar rumah saya pun ada banyak yang memelihara burung dalam berbagai jenis. Ada yang harganya mencapai jutaan, ada juga yang murah. Berada di sekitar para penggemar burung ini membuat saya terbiasa mendengar kicau merdu burung-burung ini, belum termasuk burung yang beterbangan bebas sejak pagi hingga sore di luar rumah maupun di taman. Seringkali burung-burung ini bersuara riuh. Tetapi biar seribut apapun kita rasanya tidak akan terganggu oleh kicauan mereka, tapi merasa tentram dan damai. Saya suka menyebutnya dengan joyful noise, alias keriuhan yang menggembirakan.

Kemarin saya sudah menyinggung kegemaran Daud menikmati keindahan alam dan merasakan kemuliaan Tuhan di dalamnya. Daud berseru: “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya” (Mazmur 19:2). Hari ini mari kita lihat ayat lainnya yang juga mengacu kepada alam oleh Daud. ” Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!” (Mazmur 98:4). “Make a joyful noise to the Lord, all the earth; break forth and sing for joy, yes, sing praises!” kata Daud. Rangkaian ayat selanjutnya masih menggambarkan sukacita Daud yang seolah ingin bersorak-sorai menyanyikan puji-pujian dengan kegembiraan penuh bersama bumi dan alam hasil karya tangan Tuhan. “Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring, dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN! Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya! Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama” (Mazmur 98:5-8).

Apa yang dirasakan Daud sehingga ia bisa sampai bersukacita setinggi itu sampai melibatkan alam dan unsur-unsur di dalamnya? Ayat-ayat sebelumnya menuliskan alasannya. “…sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus. TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa. Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.” (ay 1-3). Daud bersukacita karena ia menyadari Tuhan melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, mengerjakan keselamatan atas kita, menyatakan keadilanNya dan mengingat kasih setia dan kesetiaan terhadap kita. Itu bukan saja dilihat oleh Daud tetapi meliputi seluruh bumi. Dengan bentuk kasih sebesar itu, bagaimana Daud tidak bersorak-sorai dengan lagu pujian bergemuruh dan menyerukan seisi bumi termasuk gunung, sungai dan unsur-unsur alam lainnya?

Jika kita tidak bisa mendengar gunung dan sungai bermazmur dalam keriuhan sukacita yang besar, kicauan merdu burung bisa menjadi sarana untuk merasakan kebesaran Tuhan. Saya yakin suara kicauan burung yang merdu ini bukan saja membuat hati kita damai, tentram dan gembira, tetapi hati Tuhan pun tentu sangat bersuka mendengarnya. Seperti anugerah Tuhan kepada burung untuk bisa berkicau merdu, kita pun sudah diberkati dengan kemampuan bernyanyi yang bisa dipakai untuk memuliakan Tuhan, bersyukur atas semua anugerah dan karuniaNya atas diri kita. Tuhan layak mendapat segala hormat dan pujian, dan Tuhan sangat suka ketika menghantarkan itu lewat joyful noise. Bukan ribut yang mengganggu, tetapi sorak-sorai pujian gembira. “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan” (Wahyu 4:11). Hari ini mari hampiri Tuhan dan berikan puji-pujian yang terbaik untukNya. Let’s sing and make a joyful noise together for Him, for the Lord is good!

Nyanyikan puji-pujian dengan penuh sukacita untuk Tuhan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.