Ayat bacaan: Yohanes 1:29
===================
“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.”

Jesus for everyone

Untuk siapakah Yesus turun ke dunia dan melakukan karya keselamatan? Untuk siapa Yesus menanggung penderitaan dan siksaan sampai mati di atas kayu salib? Sebagian orang berpendapat bahwa semua itu hanyalah untuk sebagian orang saja. Menurut pandangan mereka Yesus hanya menebus dosa sekelompok orang pilihan saja, dan tidak ada peluang apapun bagi orang di luar kelompok itu untuk menerima keselamatan. Jika memang benar demikian, alangkah menyedihkannya ketika kita dilahirkan dalam kelompok dimana keselamatan itu tidak diberikan. Artinya, Tuhan itu pilih kasih dan berlaku semena-mena. Tapi untunglah Tuhan yang kita sembah tidak berpikir seperti itu. Firman Tuhan berulang-ulang menyatakan bahwa anugerah keselamatan itu diberikan bukan hanya untuk segelintir orang saja, tetapi berlaku secara luas untuk siapapun, untuk semua orang tanpa terkecuali. Kesempatan untuk menerima keselamatan terbuka luas bagi seluruh manusia di segala penjuru dunia.

Sebuah ayat penting telah dicatat di dalam Alkitab untuk menunjukkan hal ini. Karena begitu besar  kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16). Dengan jelas dikatakan “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini..” Ayat tersebut tidak berbicara untuk satu atau beberapa kelompok dalam skala kecil saja, tetapi berbicara secara global, untuk semua umat manusia. Artinya bukan orang baik saja, tetapi orang yang jahat sekalipun masih Dia kasihi. Tuhan tidak ingin satupun dari manusia berakhir dalam kebinasaan. Untuk itulah Yesus diutus turun ke bumi dan melakukan karya keselamatanNya, sehingga siapapun yang percaya kepada Yesus tidak akan binasa melainkan akan memperoleh hidup yang kekal. Siapapun kita atau mereka, kesempatan yang sama terbuka untuk menerima keselamatan. Semua tergantung dari keputusan kita apakah menerima atau menolak. Itu yang membuat perbedaan, tetapi kesempatan yang diberikan sesungguhnya sama.

Disamping ayat emas di atas, ada banyak ayat lainnya yang menjelaskan bahwa Yesus bukan cuma menebus dosa sebagian orang saja, melainkan menebus seluruh dunia. Ketika Yohanes Pembaptis melihat Yesus buat kali pertama, inilah yang ia katakan. “Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. (Yohanes 1:29). Yohanes mengacu kepada misi Kristus untuk menghapus dosa dunia, to take away the sin of the world, dan bukan untuk segelintir orang atau kelompok saja. Mari kita lihat ayat-ayat lain yang menyatakan hal yang sama:
“Tetapi Dia, yang untuk waktu yang singkat dibuat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, yaitu Yesus, kita lihat, yang oleh karena penderitaan maut, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, supaya oleh kasih karunia Allah Ia mengalami maut bagi semua manusia. (Ibrani 2:9)
“Itulah sebabnya kita berjerih payah dan berjuang, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.” (1 Timotius 4:10)
– “Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.” (1 Yohanes 2:2)

Dan banyak lagi ayat yang mengacu kepada anugerah keselamatan bagi semua orang tanpa terkecuali. Coba bayangkan seandainya hanya segelintir orang saja yang menerima anugerah ini, mungkinkah Paulus diselamatkan bahkan dipakai Tuhan secara luar biasa, mengingat latar belakangnya sebagai sosok kejam pembantai orang percaya? Tapi Tuhan mengasihi semua manusia, Dia bukanlah Pribadi yang pilih kasih, sehingga anugerah sebesar itu Dia berikan kepada semua orang tanpa terkecuali. Paulus berkata: “Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. (Galatia 3:26-28).

Jangan biarkan diri kita dikuasai oleh roh pemecah. Jika dunia masih mempertontonkan hal seperti itu, merasa punya hak untuk menghakimi dengan kekerasan terhadap orang-orang yang tidak sepaham dengan mereka, itu saatnya bagi kita untuk menunjukkan ajaran Kristus yang sebenarnya dan tujuan yang sesungguhnya dari Kristus hingga rela menjalani segala penderitaan di muka bumi ini. Jangan sampai justru kita malah ikut-ikutan bertindak sama seperti sebagian orang yang berperilaku seperti itu. It’s time to share the God’s message, that Jesus is not only for some people, but He is for everyone.

Jangan biarkan pengorbanan Kristus sia-sia, anugerahNya berlaku bagi seluruh dunia

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.