Jeruk dan Iman

Ayat bacaan: Roma 10:17
==============
“Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

Kesibukan yang meningkat beberapa waktu terakhir ini membuat stamina saya sepertinya terkuras habis. Bukan hanya merasa lelah, tapi tubuh pun mulai terasa kurang enak. Teman saya menyarankan agar saya secepatnya mengkonsumsi vitamin C supaya saya tidak sampai jatuh sakit. Vitamin C memang bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh maupun stamina. Dari mana kita mendapatkan vitamin C? Pikiran saya langsung menuju kepada buah-buahan, terutama jeruk yang kaya akan vitamin ini. Yang bikin asyik, bukan saja jeruk punya manfaat yang sangat baik buat kesehatan, tapi jeruk pun enak rasanya. Artinya, untuk memenuhi kebutuhan akan vitamin sebenarnya tidaklah sulit, bahkan menyenangkan.

Ketika berpikir akan jeruk, saya melihat sebuah hubungan paralel dengan iman. Jika anda membaca kitab Roma pasal 10, anda akan menemukan sebuah ayat yang menunjukkan dari mana sebenarnya iman itu timbul. “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” (Roma 10:17). Paulus menunjukkan bahwa seperti halnya kebutuhan kita akan vitamin C dari jeruk, iman yang justru jauh lebih kita butuhkan tidaklah sulit untuk kita dapatkan. Dari mana? Dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus. Faith comes by hearing and what is heard comes by the preaching of Christ. 

Ada beberapa hal yang penting untuk kita lihat mengenai iman. Pertaa, iman bukanlah sesuatu yang otomatis ada, melainkan timbul dan bertumbuh lewat pendengaran akan firman Kristus. Ini tentu saja bukan berarti kita cukup hanya satu kali mendengar, tetapi harus menjadi sebuah proses berkesinambungan, kontinu, terus menerus.

Ayat selanjutnya kemudian berkata sebagai berikut: “Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.” Tetapi aku bertanya: Adakah Israel menanggapnya?” (ay 18-19a). Ayat ini dengan jelas mengingatkan bahwa meski iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan, kita jangan sampai berpuas diri dan berhenti pada mendengar saja, tetapi juga harus menanggapinya dengan menerapkan firman Tuhan itu dalam setiap sisi kehidupan kita. Practice the faith and do something in your every day life based on faith. Itu akan membuat iman tertanam kuat dan bertumbuh dalam diri kita.

Masih dari pasal yang sama, Paulus mengatakan demikian: “Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan. Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.” (ay 8-10). Perhatikan bahwa Firman itu dekat, sedekat dalam mulut dan hati. Percaya dalam hati, sesuai Firman yang didengar dan dibaca, maka kita orang percaya akan dibenarkan. Dan Firman yang diperkatakan dengan mulut akan membuat kita diselamatkan.

Dalam Ibrani tertulis bahwa “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” (Ibrani 11:1). Lihatlah bahwa iman sangatlah penting bagi kita. Tanpa iman kita akan sulit untuk menjalani hidup dengan tenang, tanpa rasa kuatir, takut dan tanpa harus kehilangan sukacita. Meski apa yang kita hadapi masih kurang baik saat ini, iman akan memampukan kita untuk melihat jauh ke depan, tidak kehilangan pengharapan. Iman akan membuat kita bisa memegang teguh janji Tuhan meski kita belum melihatnya saat ini. Iman sebesar biji sesawi sekalipun bahkan dikatakan Yesus sanggup memindahkan gunung. Kalau iman begitu penting, maka kita perlu tahu bagaimana kita bisa memperolehnya, dan Paulus lewat ayat bacaan hari ini sudah memberitahukan caranya.

Anda tahu bahwa anda bisa mendapatkan vitamin C lewat buah jeruk bukan? Anda tentu tidak usah pusing untuk memilah mana yang air, daging dan sebagainya dari buah jeruk. Anda cukup tahu di dalam jeruk ada kandungan vitamin C yang besar, dan itu bisa anda peroleh cukup dengan mengkonsumsinya saja. Mau dimakan langsung, mau diperas, di jus, silahkan saja. Iman pun seperti itu. Iman akan timbul dari pendengaran, dan pendengaran akan firman Kristus. Faith comes by hearing and what is heard comes by the preaching of Christ. Semakin banyak anda dengar, maka iman anda akan semakin bertumbuh. Roh Kudus kemudian akan memindahkan firman (logos) yang anda baca dan dengar itu ke dalam hati menjadi rhema.

Terus baca, dengar, kemudian percaya, perkatakan dan terapkan dalam hidup sehari-hari. Jika anda melakukannya, anda akan melihat bahwa setiap rhema yang anda dapat dari Roh Kudus lewat logos yang terus anda dengar dan baca akan membuat anda punya lebih dari cukup amunisi untuk menjalani kehidupan yang tidak mudah, bahkan punya kekuatan  merubah hidup anda secara luar biasa.

Miliki iman dan alami pertumbuhannya lewat pendengaran akan firman Kristus

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.