Jersey Vargas: Paus Fransikus Hebat, Dekat dengan Tuhan

NAMANYA Jersey Vargas, seorang anak imigran gelap yang tinggal di Panorama City, California. Ia datang ke Vatikan belum lama ini –persis sehari sebelum Presiden AS Barrack Obama datang ke Tahta Suci—guna membawa misi besar khusus ke Paus. Walaupun umurnya baru 10 tahun.

Misinya terjadi pada tanggal 26 Maret 2014. Jersey melakukan  itu guna  menyampaikan pesan dari 1.500 anak imigran gelap yang menghadapi kasus seperti dirinya.

Peraturan imigrasi Amerika Serikat yang ketat menyatakan bahwa imigran gelap akan dideportasi. Sementara, berdasarkan sistem ius soli yang dianut pemerintah AS, maka setiap anak yang lahir di Amerika otomatis akan menjadi warga negara Amerika. Hal itu berarti pemisahan orangtua dengan anak-anaknya, seperti yang kini dialami Jersey Vargas.

Jersey ke Vatikan bersama rombongan Hermandad Mexicana (Persaudaraan Meksiko) yang bertujuan mendapatkan dukungan dari Paus agar mengangkat kasus imigrasi dalam pembicaraannya dengan Presiden AS Barack Obama yang dijadwalkan bertemu Paus sehari setelahnya (27/3).

Dukungan Uskup

Kepergian Jersey mendapat dukungan penuh dari Keuskupan Agung Los Angeles. Bahkan Mgr. Jose Gomez membekali gadis kecil tersebut dengan medali Bunda Maria dari Guadalupe. “Medali itu membuat saya tidak takut,” kata Jersey yang sebenarnya takut terbang.

Jersey Vargas - Paus 2

Jersey Vargas mendapat kesempatan istimewa bertemu muka dengan Paus Fransikus saat berlangsung audiensi umum di Lapangan Santo Petrus Vatikan. (Courtesy of CNA)

Mgr. Jose Gomez sendiri bahkan minta otoritas Vatikan bisa memberikan fasilitas khusus bagi ke-17 utusan dari LA agar rombongan Jersey Vargas ini bisa  berdiri di deretan  depan pada saat berlangsung audiensi dengan Paus Fransiskus di Lapangan St. Petrus. Tiket tersebut akhirnya mereka peroleh dan akhirnya Jersey berhasil berdiri dekat pagar, dengan sabar menunggu kehadiran Paus.

Perjumpaan dan berkat

Tetapi saat Paus muncul, seorang wanita telah mendorong Jersey menjauh dari pagar yang sebenarnya dekat dengan lokasi Paus lewat. Hingga kemudian  Jersey menangis tersedu, selain sakit juga kehilangan kesempatan.

Untunglah tangisnya didengar seorang ‘Samaria baik hati’ yang kemnudian menarik anak itu ke depannya, tepat di depan pagar pembatas. Malaikat pasti berperan pada saat itu sehingga Paus melihat gadis kecil tersebut, padahal hanya mata dengan topi merah mudanya yang tampak tersembul di balik pagar.

Paus berjalan menghampiri Jersey, dan mendengarkan apa yang ingin disampaikan Jersey.

Jersey Paus

Berkat khusus dari Bapa Suci Paus Fransiskus untuk bocah cilik Jersey Vargas yang orangtuanya terpaksa ‘pisah’ karena kasus imigrasi gelap di Amerika. (Courtesy CNN)

Selain menyampaikan pesan dan segepok surat, Jersey Vargas juga memberikan hadiah kecil kepada Paus berupa sebuah lap tangan bersulam dua merpati buatan ibunya. “Dua merpati itu simbol orang tua saya yang sekarang terpisah,” jelas Jersey.

Paus memberkati gadis pemberani itu dengan mengusap kepalanya dan berjanji akan membicarakan kasus imigran gelap dengan Obama.

Orang yang terdekat dengan Tuhan

Ketika ditanya wartawan bagaimana pendapatnya tentang Paus, dengan bangga Jersey menjawab, “Dia orang  yang sangat hebat.Orang yang terdekat dengan Tuhan.”

Memang, pada akhirnya ayah Jersey dibebaskan dari pusat detensi dengan jaminan pada 29 Maret, dan kini tengah menunggu sidang perkaranya.

“Tak ada kata yang bisa menggambarkan apa yang telah dilakukan putri kecilku untuk keluarga kami,” ujarnya terharu ketika mengetahui perjumpaan Jersey Vargas dengan Paus Fransiskus.

Ibu Jersey mengatakan, “ini adalah mukjizat. Tuhan menolong kami melalui perantaraan orang-orang yang membantu kami dan keluarga-keluarga lain yang menghadapi kasus serupa.”

Sumber: CNN dan CNA

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.