Jangan Menghakimi

MANUSIA kerap menganggap diri sendiri yang paling baik dan paling benar sehingga memiliki kecenderungan untuk menyalahkan dan menghakimi sesama. Mereka mudah sekali mencari dan menemukan kesalahan orang lain yang sekecil-kecilnya namun buta terhadap kesalahan diri sendiri yang begitu besar.

SabdaNya pada hari ini, mengingatkan kita semua agar menjauhi perilaku seperti ini. Sebagai manusia, kita memiliki begitu banyak keterbatasan sehingga tidak mungkin bagi kita untuk menghakimi seseorang dengan adil. Sadari bahwa penilaian kita hanya didasarkan atas penampilan lahiriah atau tindakan seseorang saat itu, tanpa disertai kemampuan untuk memahami motivasi dan isi hati mereka.

Oleh sebab itu mari ubah sikap kita dengan senantiasa menanamkan pikiran positif dan berfokus pada sisi baik sesama, agar kita bertumbuh di dalam kasih. Hanya kasih lah yang mampu mengalahkan segala hal yang negatif dan jahat, dan menghantar kita menjadi pribadi yang berkenan bagiNya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.