Jalan Hidup Yang Benar

LEWAT sakramen baptis, kita semua diangkat menjadi anak-anak Allah. Sebagai ahli waris kerajaan surga, kita semua telah disediakan tempat tinggal di rumah Bapa. Oleh sebab itu, Yesus menasihati kita agar jangan sampai membuang atau menyia-nyiakan milik kita yang paling berharga, yakni kehidupan kekal, demi mengejar kebahagiaan semu di dunia.

Yesus mengundang kita untuk memilih jalan hidup yang benar, yaitu dengan mengikuti Dia, menaburkan kasih kepada sesama dan setia menapaki jalan salibNya. Hanya inilah satu-satunya jalan yang membawa kita menuju keselamatan. Sementara pilihan yang nyaman, mudah, jalan yang luas akan menyeret kita kepada kebinasaan kekal.

Hidup terbentuk oleh pilihan-pilihan. Setiap pilihan ada di tangan kita karena Tuhan menganugerahkan kehendak bebas kepada manusia. Mari mohon bimbinganNya agar kita semakin bijaksana dalam menentukan setiap pilihan sepanjang perjalanan hidup kita, sehingga kelak kita layak memperoleh keselamatan yang dijanjikanNya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.