Inilah KisahKisah Iman Itu – Meski Sederhana Tapi Dengan Cinta –

13 Juli - RmA 3

SEBELUM Malam larut mengelam
ijinkan kuberkisah padaMu
tentang yang Sabtu-Minggu ini
terjadi di pelayananku
sebagai hambaMu
duhai Kekasih jiwaku

di depan Pintu utama gereja
seperti biasanya
– aku orang yang berdosa ini –
tiap Sabtu sore
dan Minggu pagi pun sore jua
berdiri aku menyambut Umat
yang hadir untuk Merayakan
dan Mensyukuri Ekaristi Suci

lalu sesudah Misa
kuberdiri pula di samping Sakristi
mengucapkan terima Kasih
dan selamat Jalan
dengan segenap Hati
kepada Umat yang Pulang
melalui Pintu samping gereja

dan inilah kisahKisah Iman
yang tercatat Sabtu-Minggu ini
sebagai hambaMu
duhai Kekasih jiwaku

kemarin Sore
seorang Bocah yang Suci
datang penuh kerendahan Hati
dan keikhlasan sambil berkata
: romo apakah aku Boleh
jika ingin mengaku dosa
+  oh tentu Saja marilah
sahutku dengan segenap Kasih
meskiku sendiri seorang pendosa
namun karena RahmatNya
makaku diberi kuasa
menyalurkan Pengampunan-Nya

luar biasa Dia bagiku Istimewa
– Bocah yang Suci itu –
bulan lalu Dia
menerima Komuni Pertama
aku amat Terharu menerimanya
penuh syukur Sukacita
dan Yesus Kristus pasti
memeluk mengasihi
terlebih Mengampuninya
wajahnya pun Bersinar bungah

itu Kisah pertama
dan ini Kisah kedua

pagi ini
sebelum Misa Suci
saat kami Bersalaman
seorang Ibu: Gunawan
mengabarkan bahwa suaminya
yakni Bapak Gunawan Setiarja
seorang Profesor Doktor
di bidang Fislafat dan Hukum
sedang dirawat di rumah sakit
: romo apakah Boleh
jika ingin menerima Minyak Suci
+ tentu saja nanti sesudah Misa
sahutku dengan segenap Kasih
meskiku sendiri seorang pendosa

maka sesudah Misa Minggu pagi
kukabarkan pula kepada Mereka
yang mau ikutserta dalam Doa
hingga kami Berdelapan
berangkat Bersama
menuju rumah sakit Pantiwilasa
untuk Ibadat Pengurapan Suci
yangku Janjikan itu

kedatangan kami disambutNya
dengan hati penuh Sukacita
lalu Kami berdoa Bersama
kini bersepuluh Sebab ditambah
dua anggota Keluarga

dari RS Pantiwilasa Citarum
kami pun Meluncur
menuju RS Tentara di Kalisari
juga untuk Pengurapan Suci
meski tak diminta
tapiku tahu bahwa Pak Wagiman
ayah salah seorang Misdinar kami
dan Dia Ketua Lingkungan pula
ya Pak Wagiman
yang terkena sakit Jantung

saat Kami datang
terharulah Mereka
yakni Pak Wagiman
bersama Istri dan Putrinya

dan Anugerah
ya Sakramen Minyak Suci pun
dengan Gembira diterimanya
kami Rayakan bersama

dan ini kisah ketiga
saat kami hendak Pulang
sementara menyusuri
lorongLorong RS Tentara itu
terdengarlah Lonceng Gereja
pastinya Katedral Semarang

maka tanpa harus Berhenti
dengan tetap sambil Berjalan
kami Langitkan
doa Malaikat Tuhan
bersamaSama berdelapan itu
tanpa mengurangi rasa Hormat
kepada siapapun Jua
terutama Sang Sabda
yang telah menjadi Manusia
dan Tinggal di antara kita

itulah kisahKisah iman Itu
kukisahkan padaMu
dan aku hanyalah hambaMu
duhai Kekasih jiwaku

semoga bermanfaat
dan menjadi Berkat

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

13 Juli - RmA 4

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.