Hukum Kasih


DALAM Injil hari ini, Yesus mengemukakan hukum terutama yakni mengasihi Tuhan dengan segenap hati kita dan dengan segenap jiwa kita dan dengan segenap akal budi kita. Serta mengasihi sesama seperti kita mengasihi diri sendiri.


Sebuah hukum yang singkat dan nampak sederhana namun sulit sekali dilaksanakan dalam keseharian hidup kita. Banyak sekali hambatan yang kita jumpai, yang menyebabkan kita gagal untuk menerapkannya, antara lain:

Kelekatan kita terhadap hal-hal duniawi, penderitaan yang kita alami, doa yang tidak dijawab menyebabkan kita kecewa terhadap Tuhan dan meninggalkan DiaDendam, kebencian, luka batin, egois, ketidakpedulian membuat kita sulit sekali untuk menebarkan kasih kepada sesama tanpa membeda-bedakanSelalu menyalahkan diri sendiri, tidak mampu menerima diri apa adanya, iri terhadap kelebihan yang dimiliki orang lain menyebabkan kita tidak mampu mengasihi diri sendiri

 Mari berjuang untuk mengatasi kelemahan kita dan belajar untuk membuka diri terhadap kehendakNya, maka berangsur-angsur kita akan bertumbuh di dalam kasihNya


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: