Hukum Kasih

YESUS datang ke dunia untuk menyempurnakan Hukum Taurat dengan Hukum Kasih.

Ia memanggil kita semua untuk mengasihi Allah, sesama dan diri kita sendiri. Sebagai muridNya, kita dituntut untuk berbuat baik kepada siapa saja, tanpa membeda-bedakan. Kita tidak boleh menganut prinsip mata ganti mata, gigi ganti gigi; melainkan harus memberi pengampunan tanpa batas kepada musuh kita, bahkan mendoakan mereka. Walaupun tidak mudah, proses ini akan membebaskan kita dari belenggu kebencian dan dendam yang membebani langkah hidup kita.

Sadari bahwa Yesus senantiasa mengampuni dosa kita; kasihNya abadi, tidak berubah sepanjang masa. Mari kita berusaha untuk selalu menyenangkan hatiNya, dengan berjuang untuk menerapkan hukumNya dalam kehidupan sehari-hari. Gunakan berbagai peristiwa yang menyakitkan dan mengecewakan sebagai sarana pertumbuhan rohani kita, agar kita menjadi semakin serupa dengan Dia.

Sumber: Sesawi.net

Loading...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.